Korban Mutilasi di Kalibata City Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati

DAF dan LAS dijerat Pasal 340 juncto Pasal 338 Juncto Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun


zoom-inlihat foto
diperlihatkan-saat-konferensi-pers-pengungkapan-mutilasi.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dengan motif ingin menguasai harta korban.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Korban mutilasi di apartemen Kalibata City ternyata merupakan tulang punggung bagi keluarganya.

Kedua pelaku kini terancam mendapat hukuman mati.

Rinaldi Harley Wismanu (32) yang merupakan korban mutilasi di apartemen Kalibata City ternyata adalah tulang punggung keluarga.

Manajer HRD perusahaan kontraktor tersebut juga diketahui membiayai sekolah adik-adiknya.

"Saya sendiri adiknya kalau manggil Mas Harley. Orangnya itu baik, supel, ramah," ujar adik sepupu Rinaldi Harley Wismanu, Sadana (29) saat ditemui di rumah duka Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (17/9/2020) malam.

Baca: Manajer HRD Dibunuh Kekasih saat Berhubungan Intim, Mayatnya Dimutilasi Jadi 11 Bagian

Sadana menyampaikan, kakak sepupunya sosok yang mempunyai tanggung jawab tinggi.

Ia sangat peduli dan sayang dengan keluarga.

Rinaldi Harley Wismanu merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Sebagai anak pertama, Harley juga membantu menyekolahkan adik-adiknya.

"Dia nomor satu dan adiknya ada tiga. Dia itu menyekolahkan adik-adiknya juga," urainya.

Menurutnya Rinaldi Harley Wismanu kuliah S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian berangkat ke Jepang untuk melanjutkan studi S2.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved