Bersepeda Kini Ada Aturannya, Ini Kelengkapan dan Larangan untuk Pengendara Berdasarkan Permenhub

Aturan keselamatan bersepeda berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020


zoom-inlihat foto
cfd-jakartaa-sepeda.jpg
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ILUSTRASI Aturan Keselamatan Pesepeda -- Daftar 32 lokasi khusus pesepeda untuk pengganti CFD di Sudirman-Thamrin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kini pesepeda tak bisa sembarangan lagi jika mau mengendarai sepeda di jalan raya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati membenarkan kabar tersebut.

"Iya, betul," kata Adita saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (18/9/2020). "Ditetapkan 14 Agustus, diundangkan 25 Agustus," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan akan menggelar konferensi pers terkait aturan pesepeda tersebut pada hari ini.

"Sudah nanti akan saya press con," ucapnya singkat saat dikonfirmasi Kompas.com.

Mengutip salinan Permenhub tersebut, pada Bab II Pasal 2 disebutkan sepeda yang beroperasi di jalan harus memenuhi persyaratan keselamatan.

Baca: Harga Sepeda Lipat Police Bike 2020, Dibanderol Murah Meriah Mulai Rp 2 Jutaan

ILUSTRASI - Pesepeda menggunakan masker saat berkatifitas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (8/6/2020). Pemda DIY telah mengeluarkan aturan bagi warga wajib menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah untuk mengurangi paparan virus Corona.
ILUSTRASI - Pesepeda menggunakan masker saat berkatifitas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (8/6/2020). Pemda DIY telah mengeluarkan aturan bagi warga wajib menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah untuk mengurangi paparan virus Corona. (Tribunjogja.com/Hasan Sakri)

Persyaratan keselamatan sebagaimana dimaksud meliputi:

1. Spakbor

2. Bel

3. Sistem rem

4. Lampu

5. Alat pemantul cahaya berwarna merah

6. Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning, dan

7. Pedal

Baca: Diamankan Polisi, Rombongan Pesepeda Masuk Tol Jagorawi Terancam Hukuman Penjara

ILUSTRASI - Batam Bersepeda diprotes warga karena digelar hari Senin, sebabkan macet hingga siswa telat sekolah dan karyawan dipotong gaji.
ILUSTRASI - Batam Bersepeda diprotes warga karena digelar hari Senin, sebabkan macet hingga siswa telat sekolah dan karyawan dipotong gaji. (TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO)

Selain kelengkapan alat penunjang keselamatan yang wajib dilengkapi, sepeda yang dioperasikan di jalan juga harus berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketentuan kelengkapan tersebut kemudian dijabarkan dalam Pasal 3, berikut rinciannya:

  • Spakbor yang dimaksud adalah mampu mengurangi percikan air ke arah belakang dan memmiliki lebar paling sedikit sama dengan telapak ban.
  • Bel berfungsi menghasilkan bunyi, baik bersumber dari listrik maupun getaran.
  • Sistem rem merupakan rangkaian untuk memperlambat dan menghentikan laju sepeda.
  • Rem paling sedikit dipasang pada roda penggerak sepeda sesuai besarnya beban.
  • Lampu yang dimaksud adalah alat memancarkan cahaya yang dipasang secara permanen maupun sementara di bagian belakang dan depan sepeda.
  • Alat pemantul cahaya berwarna merah dipasang di antara rak bagasi dan spakbor pada ketinggian 35 cm sampai 90 cm di atas permukaan jalan atau di bawah sadel.
  • Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning dipasang di jari-jari sepeda pada kedua sisi roda.
  • Pedal digunakan sebagai alat kayuh untuk menggerakan laju sepeda.
  • Pedal harus dilengkapi alat pemantul cahaya berwarna merah atau kuning pada bagian atas dan bawah permukaannya.
FOTO: Ilustrasi Sepeda Balap / Roadbike merek BMC
FOTO: Ilustrasi Sepeda Balap / Roadbike merek BMC (Unsplash - Árni Svanur Daníelsson @arnisvanur)

Baca: Video Viral Tank TNI Tabrak Gerobak dan Sepeda Motor saat Belok di Jalan Raya, Jadi Tontonan Warga

Sementara itu, pada Pasal 4, dijelaskan lebih lanjut terkait penggunaan spakbor dikecualikan untuk sepeda balap, sepeda gunung, dan jenis sepeda lain yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kemudian, untuk penggunaan lampu dan alat pemantul cahaya dipasang pada malam hari dan kondisi tertentu.

Kondisi tertentu yang dimaksudkan yakni jarak pandang terbatas karena gelap, hujan lebat, terowongan, atau berkabut.

Baca: Polisi Kini Selidiki Identitas Rombongan Pesepeda Masuk Tol Jagorawi yang Viral di Media Sosial





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Fritzy Rosmerian

    Fritzy Rosmerian adalah pesulap dan model berkebangsaan Indonesia
  • Tiongkok Peringatkan Ada Konsekuensi Besar

    Tiongkok menyinggung kemungkinan terjadinya perang nuklir jika Ukraina
  • Indonesia's Got Talent

    Indonesia's Got Talent 2022 adalah ajang pencarian bakat
  • Tamara Dai

    Tamara Dai adalah designer, kreator konten fesyen sekaligus
  • Polisi 2 Kali Olah TKP

    Aparat kepolisian sudah lakukan olah TKP di rumah
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved