Fotokeratitis

Fotokeratitis merupakan kondisi radang pada kornea mata yang diakibatkan karena adanya paparan sinar UV yang berlebihan.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mengindari-sinar-uv-karena-sakit-mata.jpg
mercola.com
Ilustrasi kaca mata hitam.

Fotokeratitis merupakan kondisi radang pada kornea mata yang diakibatkan karena adanya paparan sinar UV yang berlebihan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fotokeratitis atau yang dikenal sebagai keratitis ultraviolet (UV) merupakan sindroma akut yang ditandai oleh peradangan kornea dan nyeri yang hebat pada mata, setelah terpapar sinar UV.

Paparan sinar UV pada mata ini dapat menyebabkan kerusakan sementara pada kornea dan konjungtiva.

Kerusakan pada kornea ini tidak langsung timbul.

Ada periode laten selama 6-12 jam, mulai dari paparan hingga timbulnya gejala.

Meskipun merupakan kondisi sindroma akut yang menimbulkan nyeri yang hebat, fotokeratitis dapat sembuh atau hilang dengan sendirinya (self-limiting).

Tidak hanya dari sinar matahari, fotokeratitis juga bisa disebabkan dari paparan sinar UV dari sumber cahaya lain seperti flash kamera atau peralatan las listrik.

Kornea mata yang terbakar dapat menyebabkan rasa sakit, perubahan penglihatan, hingga bahkan kebutaan permanen. (1)

Baca: Astigmatisme

Baca: Blefaritis

  • Penyebab


Orang-orang yang melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti pendaki gunung dan perenang, cenderung rentan mengalami fotokeratitis.

Sebab, aktivitas di luar ruangan mengakibatkan seringnya paparan sinar UV dari matahari, yang merupakan penyebab utama fotokeratitis.

Secara khusus, sinar UV-A dan UV-B dari matahari dapat menyebabkan kerusakan jangka pendek dan jangka panjang pada mata dan memengaruhi penglihatan.

Selain sinar UV matahari, paparan sinar UV dari laser, lampu merkuri, lampu pada tanning beds, lampu germicidal, dan beberapa peralatan lain dapat memicu terjadinya fotokeratitis.

Perlu diingat, paparan sinar UV dalam waktu lama dan kronis dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak, degenerasi makula, kanker pada mata, dan memengaruhi kualitas penglihatan. (3)

  • Gejala


Gejala fotokeratitis di antaranya yakni:

  • Rasa sakit, sedang hingga parah
  • Mata merah
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Air mata berlebihan
  • Penglihatan buram
  • Sensasi mata berpasir, seperti merasa kelilipan setiap saat (4)

Baca: Keratitis

Baca: Hifema

  • Pengobatan dan Pencegahan


Apabila mengalami gejala fotokeratitis dan sedang beraktivitas di luar ruangan, segera masuk ke dalam ruangan yang gelap, lepaskan lensa kontak bila Anda memakai.

Kemudian jangan menggosok mata secara langsung.

Handuk dingin yang dikompreskan ke daerah mata atau mengonsumsi obat antinyeri dapat membantu untuk meringankan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan oleh fotokeratitis.

Kondisi fotokeratitis umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam satu hingga dua hari.

Namun apabila diperlukan, Anda dapat berkunjung ke dokter untuk berkonsultasi dan dokter dapat memberikan obat tetes mata buatan untuk melumasi mata dan obat anti nyeri untuk mengurangi nyeri yang timbul.

Apabila timbul gejala gangguan penglihatan atau nyeri yang berlangsung lebih dari dua hari segera datang dan berobat ke dokter mata terdekat.

Beberapa tindakan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya fotokeratitis, seperti:

  • Menggunakan pelindung mata seperti kacamata atau goggles yang dapat mengeblok atau menyerap sinar UV sebanyak 99-100% bila Anda beraktivitas di luar rumah lebih sering.
  • Gunakan topi yang lebar atau penutup kepala lain apabila melakukan aktivitas di luar rumah.
  • Apabila sumber sinar UV terdapat di sekitar lokasi kerja Anda gunakan peralatan pelindung yang sesuai (5)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Fotokeratitis
Jenis Penyakit Penyakit Mata
Gejala atau Ciri Radang mata akibat sinar UV yang berlebihan
   


Sumber :


1. www.sehatq.com
2. hellosehat.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved