TRIBUNNEWSWIKI.COM - Truk milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengalami kecelakaan di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIT.
Truk tersebut membawa 17 personel Yonif Raider 400/BR.
Dalam kecelakaan tersebut, ada dua prajurit yang meninggal dan belasan lainnya luka-luka.
Kecelakaan itu diduga disebabkan rem yang blong.
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa menjelaskan kronologi kecelakaan.
Suriastawa mengatakan kejadian berawal saat truk bergerak dari arah Sugapa menuju Titigi, Distrik Hitadipa.
Saat di lokasi kejadian, truk mengalami rem blong hingga kecelakaan pun tak terhindarkan.
Baca: Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Milik TNI AU Tergelincir di Madiun, Pilot Alami Luka Ringan
"Kecelakaan tersebut saat ini telah ditangani oleh TNI dibantu masyarakat setempat dengan mengevakuasi korban luka untuk dibawa ke RSUD Kabupaten Intan Jaya menggunakan kendaraan Hilux milik PT MUJ," kata Suriastawa, saat dikonfirmasi Kompas.com, melalui WhatsApp, Jumat malam.
Kata Suriastawa, pasca-kecelakaan tersebut, seluruh barang dan perlengkapan prajurit yang menjadi korban dalam insiden itu sudah diamankan.
Senjata, amunisi dan perlengkapan dalam keadaan lengkap.
Suriastawa juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga masyarakat yang turut membantu evakuasi korban.
"Semoga ketulusan warga masyarakat dalam membantu TNI semakin meningkatkan semangat prajurit TNI dalam melaksanakan tugas negara demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua," kata dia.
Baca: Video Viral Tank TNI Tabrak Gerobak dan Sepeda Motor saat Belok di Jalan Raya, Jadi Tontonan Warga
Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Milik TNI AU Tergelincir di Madiun
Bulan lalu, pesawat tempur T-50 Golden Eagle milik TNI AU tergelincir di Madiun, tepatnya pada Senin (10/8/2020), pukul 13.00 WIB, di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur.
T-50 Golden Eagle itu dipiloti seorang seorang siswa pilot TNI AU dan seorang instruktur
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto.
"Itu pesawat dalam rangka latihan normal, sehari-hari," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto dikutip dari Kompas.com, Senin (10/8/2020).
Baca: Video Tank Tabrak Gerobak Tahu dan 4 Motor Viral, TNI Sebut Sudah Beri Ganti Rugi
Fajar mengatakan pesawat tersebut tergelincir setelah pesawat keluar landasan ketika akan lepas landas.
"Nah saat akan take off, keluar landasan, itu siswa (di kokpit depan, siswa pilot TNI AU), belakangnya instruktur," kata dia.
Fajar mengatakan kedua pilot berhasil menyelamatkan diri setelah keluar dari pesawat tersebut.