Sean Rayford / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP
Selain peretas dari China dan Rusia, Microsoft juga mendeteksi serangan siber kelompok peretas yang berbasis di Iran, Phosphorus.
Baca: Kian Sengit, Kamala Haris Pojokkan Donald Trump Soal Vaksin: Saya Tidak Akan Percaya Dia
Menurut Microsoft, Phosphorus menargetkan akun pribadi dari orang-orang yang berkaitan dengan kampanye Trump.
Burt mengatakan bahwa serangan ini merupakan bukti sejumlah pihak asing memang berupaya mengganggu pemilu AS.
"Aktivitas yang kami umumkan hari ini menegaskan bahwa aktivitas kelompok asing semakin kuat untuk menyerang pemilu 2020 seperti yang sudah diduga, dan sesuai dengan yang dilaporkan oleh pemerintah AS," ucap Burt.
(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)
KOMENTAR