TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berbagai persoalan besar baik di dalam dan luar lapangan sempat membuat Barcelona, yang dipimpin Josep Maria Bartomeu berseteru hebat dengan Lionel Messi pada musim panas 2020 ini.
Penyebab paling utama dari pertengkaran besar kedua kubu adalah beda tafsir klausul 700 juta euro di kontrak kerja antara pihak Lionel Messi dan Barcelona.
Lionel Messi pun sempat dihubung-hubungkan dengan kepindahan dari Barcelona dan Manchester City disebut menjadi pihak paling berpeluang.
Namun, fatwa otoritas Liga Spanyol terkait isi kontrak Lionel Messi dengan klausul 700 juta euro-nya yang tetap aktif, membuatnya tak bisa lagi berharap pindah dari Barcelona pada musim panas ini.
Mau tak mau, konflik pun reda dan hubungan antara Lionel Messi dengan manajemen Barcelona kini mulai cair.
Lionel Messi sudah memutuskan bertahan di Barcelona pada musim 2020-21.
Baca: Resmi Bertahan di Barcelona dan Siap Kembali Latihan, Ini Konsekuensi Besar yang Lionel Messi Hadapi
Terkait dengan sikap Messi yang melunak ini, manajemen Barcelona tampak tak ingin menimbulkan gaduh kembali hadir.
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, memilih bungkam setelah mendapat serangan dari Lionel Messi.
Josep Maria Bartomeu setidaknya bisa bernapas lega karena Lionel Messi memutuskan bertahan di Barcelona hingga memasuki musim 2020-21.
Kendati berhasil mempertahankan pemain terbesar di klub, Bartomeu yang menjabat sejak 2014 itu juga harus rela jadi target serangan.
Baca: Lionel Messi Resmi Bertahan, Namun Survei Menunjukkan Pendukung Barcelona Justru Tak Suka, Mengapa?
Bartomeu berkali-kali dituduh oleh Messi sebagai biang kebobrokan di manajemen Barca.
Tak hanya itu, hujat Messi, sosok Presiden Bartomeu adalah sosok yang ingkar janji.
"Presiden (Bartomeu) selalu mengatakan bahwa pada akhir musim saya boleh menentukan apakah pergi atau bertahan di klub."
"Ternyata, dia tak menepati omongannya," kata Messi kepada Goal.
Namun, Bartomeu sepertinya ingin cari aman dengan tidak menimbulkan gejolak lagi.
Melansir pemberitaan dari Sports, Bartomeu tak akan merespons sedikit pun pernyataan Messi.
Sumber serupa menyebut pria berumur 57 tahun itu tak mau menambah kisruh suasana.
Baca: Jika Tak Bisa Pindah Sekarang, Peluang Lionel Messi Pergi dari Barcelona Bisa Diwujudkan Awal 2021
Pada Agustus lalu, Messi mencoba mengaktifkan klausul yang memungkinkannya pergi secara gratis.
Namun, kubu Barcelona bersikeras menyebut sang superstar tak bisa dilepas secara bebas karena baru mengajukan pemberitahuan pada Agustus.
Kubu Blaugrana menilai batas akhir pengajuan pindah itu tetap pada bulan Juni sesuai kontrak awal.
Pihak Liga Spanyol pun harus turun gunung dan akhirnya ikut mengeluarkan pernyataan yang mendukung Barca.
Mereka menyatakan bahwa klausul pelepasan Messi di Barcelona senilai 700 juta euro (Rp 12,2 triliun) masih berlaku.
Baca: Drama Konflik Panas dengan Manajemen Berakhir Antiklimaks, Lionel Messi Resmi Bertahan di Bercelona