TRIBUNNEWSWIKI.COM - Manajemen Barcelona dan Lionel Messi kini mulai menemukan titik temu.
Berbagai masalah baik di dalam dan luar lapangan sempat membuat hubungan antara manajemen yang dipimpin Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dengan kapten tim Lionel Messi dalam fase paling tidak baik selama empat musim terakhir.
Dengan kepastian Lionel Messi bertahan, maka kabar kepindahan Kapten Barcelona itu dari klub yang sudah hampir dua dasawarsa ia bela perlahan meredup untuk sementara.
Sebelumnya, dilangsungkan pertemuan antara agen Lionel Messi yang sekaligus ayahnya, Jorge Messi dengan Bartomeu.
Namun pertemuan tersebut tak membuahkan hasil konkrit untuk Lionel Messi dan Barcelona.
Drama konflik antara Messi dan Barcelona yang menyedot perhatian dunia sejenak resmi berakhir pada Jumat (4/9/2020) ketika pria kelahiran Rosario, Argentina itu tampil dalam wawancara dengan Goal International.
Dalam wawancara itulah Messi mengkonfirmasi akan bertahan di Camp Nou.
Pemenang enam Ballon d'Or itu menyatakan tak ada pilihan lain kecuali bertahan di Barcelona.
Baca: Jika Tak Bisa Pindah Sekarang, Peluang Lionel Messi Pergi dari Barcelona Bisa Diwujudkan Awal 2021
Baca: Drama Konflik Panas dengan Manajemen Berakhir Antiklimaks, Lionel Messi Resmi Bertahan di Bercelona
"Saya berpikir dan yakin bahwa saya bebas untuk pergi, presiden klub selalu mengatakan itu bahwa pada akhir musim saya dapat memutuskan apakah akan bertahan atau tidak," kata Messi dalam wawancara dengan Goal.
"Sekarang mereka berpegang teguh pada fakta bahwa saya tak mengatakannya (hengkang via burofax) sebelum 10 Juni."
"Padahal, pada 10 Juni kami masih berkompetisi di La Liga di tengah-tengah virus corona yang mengerikan, dan penyakit ini telah mengubah keseluruhan musim."
"Inilah alasan kenapa saya akan bertahan di klub."
"Sekarang saya akan melanjutkan karier di klub karena presiden mengatakan, satu-satunya cara untuk bisa pergi adalah dengan membayar klausul 700 juta euro, dan ini tidak mungkin," ungkap Messi.
Baca: Barcelona Berpeluang Gagal Lepas Luis Suarez ke Juventus Akibat Permintaan Khusus dari Lionel Messi
Baca: Selain Berseteru dengan Lionel Messi, Presiden Barcelona Josep Bartomeu Dilaporkan Terlibat Korupsi
Messi tahu ada cara lain untuk melawan Barcelona, yakni ke pengadilan.
Akan tetapi, Messi menyatakan takkan pernah mau ke pengadilan melawan Barcelona.
Pasalnya, Messi mengaku cinta kepada Barcelona, yang telah memberi dia segalanya sejak tiba di klub itu.
Bagi Messi, Barca adalah klub hidupnya dan telah membuatnya hidup di sana.
"Barca memberi saya segalanya dan saya telah memberikan segalanya."
"Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menyeret Barca ke pengadilan," tegas Messi.
Yang mengejutkan, ternuata keputusan Messi bertahan di Barcelona justru tak disukai oleh mayoritas penggemar fan alias Cules.
Media terkemuka di Spanyol AS, mengadakan suatu survei terhadap keputusan Messi yang memilih untuk tetap di Barcelona pada musim 2020-21.
AS mengajukan pertanyaan; "Apakah Anda setuju dengan keputusan Messi bertahan di Barcelona?"
Dari 26.000 orang yang disurvei dalam jajak pendapat itu, secara mengejutkan 61,6% menyatakan "Tidak", sedangkan hanya 38,4% yang menyatakan "Ya".
Ada berbagai hipotesis mengapa publik Barcelona mulai mengendurkan respek-nya kepada Messi.
Bisa jadi pendukung mulai menganggap Messi tidak sepenuhnya menghargai perlakuan spesial klub terhadap dirinya selama beberapa musim terakhir atau, bisa juga publik menganggap reaksi sang bintang terlalu berlebihan ditengah situasi Barcelona yang seret prestasi musim 2019-20 lalu.
Namun secara moril, survey tersebut mengindikasikan bahwa dukungan pendukung untuk Lionel Messi mulai berkurang.
Menarik, melihat bagaimana rasa antusiasme Messi bermain di Barcelona pada musim 2020-21 nanti, setelah berseteru panjang dengan manajemen Barcelona.
Liga Spanyol musim 2020-2021 akan dimulai Jumat (12/9/2020) kedepan, namun laga perdana Barcelona dengan melawan Girona, baru akan dilangsungkan pada Kamis (17/9/2020).
Messi bisa pindah pada awal 2021
Messi memutuskan bertahan di Barcelona, setelah merasa klausul 700 juta euro di kontraknya mustahil ditebus klub manapun pada musim panas 2020 ini.
Dengan ini, maka Lionel Messi dipastikan akan berada di tim Barcelona yang diasuh oleh Ronald Koeman.
"Sekarang saya akan lanjut bersama tim karena presiden klub mengatakan bahwa satu-satunya cara agar saya bisa pergi adalah dengan membayar klausul pelepasan sebesar 700 juta euro dan itu mustahil," kata Messi.
Sengketa kontrak antara sang superstar dan raksasa Catalunya memang telah memasuki ujung cerita, setidaknya untuk sekarang.
Namun, pergantian tahun 2021 menjadi momentum penting bagi Lionel Messi untuk kembali memperjuangkan haknya buat pergi dari Barcelona.
Melansir pemberitaan dari Sport, pada 1 Januari 2021 Messi sudah mulai bisa bernegosiasi dengan Barcelona soal rencana pergi dari Camp Nou.
Artinya, Barcelona punya waktu empat bulan untuk meyakinkan bintang terbesar mereka agar bertahan lebih lama lagi.
Mungkinkah drama dan konflik bakal terjadi lagi?
Sebelumnya, pada Agustus lalu, Messi mencoba mengaktifkan klausul yang memungkinkannya pergi secara gratis.
Baca: Dari Griezmann, Coutinho hingga Dybala: Ini Alasan Lionel Messi Bikin Karier Bintang Lain Redup
Baca: Dikabarkan Mulai Menyerah dengan Barcelona, Mengapa Saga Transfer Lionel Messi Berujung Antiklimaks?
Namun, kubu Barca bersikeras menyebut Messi tak bisa dilepas secara bebas karena baru mengajukan pemberitahuan pada Agustus.
Kubu Blaugrana menilai batas akhir pengajuan pindah itu tetap pada bulan Juni sesuai kontrak awal.
Pihak Liga Spanyol pun ikut mengeluarkan pernyataan yang mendukung Barca.
Mereka menyatakan bahwa klausul pelepasan Messi di Barcelona senilai 700 juta euro (Rp 12,2 triliun) masih berlaku.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolaspot.com berjudul Survei Mengejutkan soal Pilihan Messi Tetap di Barcelona, Apa Efeknya?