TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada roda perekonomian dunia.
Sektor ekonomi global juga mengalami penurunan akibat dampak lockdown dan pembatasan-pembatasan pergerakan sosial demi mengurangi efek Covid-19.
Satu per satu negara di dunia akhirnya mengumumkan mereka telah masuk masa resesi.
Bagaimana dengan ancaman resesi di Indonesia? Ternyata, resesi juga diprediksi akan menerpa.
Bahkan, situasi resesi ekonomi disebut akan terjadi sebentar lagi di Indonesia.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati mengonfirmasi kalau perekonomian Indonesia akan bersiap masuk jurang resesi pada kuartal III-2020.
"Di kuartal III 2020, ekonomi kita masih mengalami negative growth, bahkan di kuartal IV 2020 masih dalam zona sedikit di bawah netral," ujar Sri Mulyani pada Kamis (3/9/2020) lalu.
Sebagai catatan sejara, Indonesia sendiri pernah mengalami resesi ekonomi, yakni pada tahun 1998.
Jika sebagian besar generasi muda seperti milenial dan gen Z masih usia anak-anak ketika Indonesia mengalami resesi, kali ini sebagian besar generasi milenial dan gen z bersiap untuk merasakan secara langsung apa itu resesi ekonomi.
Baca: Menkeu Isyaratkan Indonesia Bakal Masuk Jurang Resesi Ekonomi 2020, Apa Itu Resesi?
Baca: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Masih Negatif, Indonesia di Ambang Resesi
Terlebih, generasi milenial dan gen z saat ini sebagian sudah masuk ke usia produktif dan tentu akan merasaka langsung efek domino perekonomian akibat dampak dari resesi.
Lalu, apa tips yang bisa dilakukan bagi generasi muda jika suatu saat Indonesia memasuki resesi?
Mengutip dari Kontan.co.id, berikut Tribunnewswiki.com sajikan beberapa tips bagi Anda dan juga bisa diterapkan oleh generasi muda jika Indonesia nantinya akan melewati resesi ekonomi:
1. Siapkan dana darurat
Jika saat ini Anda berada dalam posisi di mana Anda masih memiliki pendapatan dan menabung, maka ini adalah saat yang tepat untuk mulai berpikir tentang dana darurat.
Anda bisa memasukkan kelebihan uang tunai ke dalam rekening tabungan yang mudah diakses, tanpa denda atau potensi kehilangan uang berupa bunga.
Besaran dana darurat harus sekitar tiga sampai enam bulan untuk pendapatan.
Jika Anda sudah memilikinya, lihat apakah Anda bisa membuatnya menjadi 12 bulan.
Dana darurat dapat membantu jika Anda kehilangan pekerjaan atau bahkan membantu membayar tagihan yang tidak terduga.
Bagi Anda yang masih bersekolah/kuliah juga sebaiknya bersiap diri dengan ikut menabung untuk berjaga-jaga dan meringankan beban ekonomi orang tua/keluarga di masa krisis dan tak menentu seperti saat ini.
2. Lebih selektif dan lebih hemat