Modal Foto Editan Berseragam TNI-Polri, 2 Napi Rayu Korban untuk Video Call Seks, Ujungnya Pemerasan

Mengaku sebagai anggota polisi dan TNI, 2 napi merayu korban untuk melakukan video call seks


zoom-inlihat foto
ilustrasi-video-call-whatsapp.jpg
pixabay/marcino
ILUSTRASI - Ngaku polisi, 2 napi berhasil rayu korban untuk buat video seks lewat WhatsApp


Mengaku sebagai anggota polisi dan TNI, 2 napi merayu korban untuk melakukan video call seks

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua Narapidana yang sedang menjalani masa tahanan berhasil melakukan penipuan.

Mengaku sebagai anggota polisi dan TNI, pelaku merayu korban untuk melakukan video call seks.

Keduanya yaitu Fandi Ahmad (30) yang merupakan napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Prabumulih, dan Andi Arli, napi Lapas Kota Lubuk Linggau.

Diberitakan Kompas.com, Fandi menipu temannya lewat akun Facebook.

Ia menyamar sebagai anggota polisi berpangkat brigadir.

Terperdaya dengan bujuk rayu pelaku, korban sudi melanjutkan komunikasi via WhatsApp.

Ilustrasi WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp (Tribunnews.com)


Baca: Ketahuan Mesum, Perempuan di Sumbar Diarak Setengah Bugil, Jadi Tontonan Warga dan Anak-anak

Selanjutnya, mereka melakukan video call.

Fandi kembali merayu korban untuk melakukan video seks secara virtual. Ia berjanji akan menikahi korban.

Karenanya, korban pun luluh dan menuruti permintaan Fandi.

Tanpa sadar, panggilan video itu direkam oleh tersangka.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved