Kerap Hanya Dianggap Masuk Angin, 5 Penyakit Ini Justru Bisa Berbahaya, Termasuk Serangan Jantung

Masuk angin tidak dikenal dalam dunia kedokteran modern, lantaran hanya digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan rasa tidak enak badan


zoom-inlihat foto
ilustrasi-wanita-pilek.jpg
shottershock
Ilustrasi masuk angin


2. Sakit mag

Orang juga kerap keliru menganggap gejala sakit mag sebagai penyakit masuk angin yang biasa.

Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, bisa berkembang menjadi penyakit gastritis kronis.

Ada beberapa komplikasi yang berkaitan dengan gastritis kronis, seperti penyempitan esofagagus yang menyebabkan sulit menelan dan nyeri dada, peritonitis (dinding lambung robek) yang dapat menimbulkan infeksi serius, termasuk kanker lambung.

Berikut ini adalah beberapa gejala sakit mag yang bisa dikenali:

  • Nyeri ulu hati disertai sensasi terbakar di bagian dada
  • Mual saat atau setelah makan
  • Perut kembung dan terasa penuh
  • Mudah kenyang
  • Sering sendawa
  • Intoleransi terhadap makanan berlemak
  • Nafsu makan menurun karena perut terasa sakit
  • Naiknya asam lambung
  • Penurunan berat badan

3. Rematik hingg gangguan organ dalam

Sakit punggung adalah kondisi yang sering dikeluhkan seseorang ketika mengaku mengalami masuk angin, dan diyakini terjadi karena saraf pada punggung tertekan oleh angin.

Namun, faktanya, sakit punggung bagian kiri maupun kanan dapat pula disebabkan oleh kondisi medis, seperti rematik hingga adanya gangguan organ dalam.

Untuk memastikan penyebab sakit punggung, Anda bisa mengidentifikasi gejala lain yang muncul.

Misalnya, penderita rematik biasanya tak hanya akan merasakan nyeri di punggung, tapi juga di bagian sendi lainnya.

Sementara, penderita batu ginjal cenderung mengalami nyeri yang menjalar dari punggung bagian samping sampai ke pangkal paha.

Selain itu, Anda tentu bisa juga segera mendatangi dokter untuk memastikan penyebab kondisi medis yang dianggap sebagai masuk angin.

Gangguan pencernaan dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti mual, muntah, perut kembung, diare, sembelit, dan sensasi perih atau nyeri ulu hati.

Gejala-gejala tersebut, khususnya mual dan perut kembung juga sering dikatakan sebagai masuk angin.

Baca: Studi: Virus Corona Kemungkinan Dapat Secara Langsung Menginfeksi Sel-sel Jantung

4. Infeksi saluran pernapasan akut ( ISPA)

ISPA adalah penyakit yang cukup sering menyerang masyarakat Indonesia dengan gejala demam, pilek, dan batuk.

Penyebab ISPA bisa karena infeksi virus atau bakteri.

Sebagian besar ISPA memiliki gejala yang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Ilustrasi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Ilustrasi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) (sains.kompas.com)

Tapi, apabila tidak segera ditangani dan infeksi sudah menyerang saluran pernapasan bawah, mulai dari trakea dan saluran udara dalam paru-paru, gejalanya akan lebih berat dan bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Komplikasi yang sering terjadi akibat ISPA adalah gagal napas akibat paru-paru berhenti berfungsi, peningkatan kadar karbon dioksida dalam darah, serta gagal jantung.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved