Kerap Hanya Dianggap Masuk Angin, 5 Penyakit Ini Justru Bisa Berbahaya, Termasuk Serangan Jantung

Masuk angin tidak dikenal dalam dunia kedokteran modern, lantaran hanya digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan rasa tidak enak badan


zoom-inlihat foto
ilustrasi-wanita-pilek.jpg
shottershock
Ilustrasi masuk angin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyakit masuk angin tidak dikenal dalam dunia kedokteran modern, lantaran hanya digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan rasa tidak enak badan tanpa penyebab jelas.

Umumnya, orang-orang yang menderita masuk angin akan mengelukan sejumlah kondisi.

Seperti nyeri otot atau badan pegal-pegal, sakit kepala, perut kembung, hingga batuk pilek.

Maka, tak begitu menjadi masalah jika keadaan yang dianggap sebagai masuk angin hanyalah gejala untuk kondisi pegal-pegal di otot tubuh.

Namun, terdapat sejumlah gangguan kesehatan yang lebih serius sering dianggap sebagai masuk angin.

Dampaknya, hal ini kerap tidak ditangani secara tepat, bahkan rentan menimbulkan komplikasi berbahaya.

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang sering dianggap sebagai masuk angin untuk diwaspadai.

1. Serangan jantung

Berdasarkan catatan di buku Menaklukkan Pembunuh No. 1 (2010) karya Dr. A. Fauzi Yahya, Sp.J.P. (K), FIHA, orang bisa salah menduga gejala serangan jantung sebagai gejala masuk angin atau angin duduk.

Serangan jantung selama ini dikenal memiliki keluhan yang khas, yakni sakit di dada sebelah kiri.

Hanya saja, malah di situlah letak persoalannya.

Variasi intensitas rasa sakit itu sendiri juga bisa mengecoh.

Sebagian penderita serangan jantung umumnya memiliki keluhan khas serangan jantung, yaitu nyeri dada kiri bak terimpit benda berat.

Rasa sakit tersebut juga bisa menjalar ke lengan dan punggung.

Namun pada kenyatannya, keluhan yang dialami sebagian penderita lain tidak begitu khas.

Ilustrasi serangan jantung
Ilustrasi serangan jantung (pixabay.com)

Perlu dipahami, serangan jantung atau dalam terminologi medis dikenal sebagai infark miokard akut (IMA) adalah penyakit akibat peradangan.

Proses peradangan ini bukan hanya terjadi secara lokal di jantung, dapat dibuktikan dengan temuan adanya beberapa tanda  seperti peningkatan jumlah leukosit dan kehadiran C-reactive protein (CPR).

Peradangan itulah yang akhirnya membuat penderita serangan jantung bisa saja akan merasa:

  • Lesu
  • Pusing
  • Tak bertenaga
  • Suhu tubuh meningkat
  • Keluar keringat dingin
  • Mual dan muntah

Semua gejala tersebut kiranya kerap ditafsirkan oleh orang awam sebagai gejala masuk angin atau angin duduk.

Kesimpulannya, penderita gejala masuk angin harus ditangani dengan penuh kewaspadaan, terutama bagi yang memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner (PJK).

Baca: Waspadai Gejala Awal Serangan Jantung Saat Bersepeda, Nyeri di Tengah Dada hingga Sesak Napas





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved