Sempat Ngamuk & Ngaku Sedang Terapi Refleksi, Pria Ini Tak Berkutik Saat Ketahuan Masih Pakai Kondom

Seorang pria dan PSK digerebek Satpol PP saat sedang bercumbu, petugas tangkap basah pria tersebut masih pakai kondom.


zoom-inlihat foto
tribun-bali-ilustras-psk.jpg
TRIBUN BALI
Ilustrasi PSK terjaring razia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Satpol PP berhasil mengamankan seorang pria dengan terapis wanita yang juga disinyalir sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Saat digerebek petugas, keduanya sedang berada di sebuah kamar di Griya Pijat, Cipondoh, Kota Tangerang.

Pria tersebut diketahui bernama Ardi.

Ardi hanya bisa pasrah ketika aksinya dengan 'terapis' tersebut didatangi polisi.

Dikutip Tribunnewswiki dari Wartakota, Ardi sempat ngamuk hingga membentak-bentak petugas.

Baca: Petugas Satpol PP Ungkap Praktik Prostitusi di Tangerang, PSK Mengaku Bisa Layani 8 Tamu per Hari

Baca: Dua PSK Online di Surabaya Ditangkap: Selain Ingin Pesta Seks, Juga Pesta Sabu dengan Pelanggan

Ardi juga sempat ngaku ke petugas jika dirinya hanya melakukan terapi refleksi.

Akan tetapi semuanya terbongkar ketika petugas memintanya untuk memakai bajunya.

Tak sengaja, petugas menangkap basah Ardi yang masih menggunakan kondom.

Pandemi virus corona sebabkan produksi kondom dunia menurun, Perserikatan Bangsa-Bangsa bunyikan alarm
Pandemi virus corona sebabkan produksi kondom dunia menurun, Perserikatan Bangsa-Bangsa bunyikan alarm (Pixabay)

Saprudin, Kasi Hubungan Antar Lembaga Pemkot Tangerang, Selasa (1/9/2020), menjelaskan kejadian penggerebakan tersebut.

“Mulanya dia sempat ngamuk dan membentak-bentak petugas. Namun saat salah satu anggota memintanya untuk memakai celananya anggota melihat dia masih memakai kondom karena waktu digerebek masih memakai semacam kimono handuk,” ujar Saprudin.

Kasi Hubungan Antar Lembaga Pemkot Tangerang ini akhirnya mengamankan Ardi.

Selain itu, ternyata Satpol PP juga ikut mengamankan ER.

ER diduga merupakan seorang terapis yang menyediakan jasa layanan bisnis esek-esek.

Baca: Gara-gara Sewa PSK di Bawah Umur, Buron FBI Russ Medlin Ditangkap saat Sembunyi di Jakarta

Baca: Penggerebekan PSK di Padang, Libatkan Anggota DPR Andre Rosiade Ternyata Pinjam Kamar Ajudannya

Saprudin membeberkan, ER diduga menyediakan layanan esek-esek dengan tarif Rp170 ribu dan Rp500 ribu.

“Berdasarkan pengakuan ER yang diduga menyediakan layanan plus - plus, dia memasang tarif Rp 170 ribu untuk jasa pijat dan Rp 500 ribu untuk layanan plus - plus. Untuk pasangannya kami lakukan pendataan dan diminta membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” jelas Saprudin.

Saprudin mengutarakan, jajarannya menemukan dua panti pijat yang diduga merupakan tempat yang menyediakan layanan birahi di wilayah Kecamatan Cipondoh.

Petugas Satpol PP Kota Tangerang menyegel sebuah panti pijat di Cipondoh, Kota Tangerang karena dijadikan tempat praktik prostitusi, Selasa (1/9/2020).
Petugas Satpol PP Kota Tangerang menyegel sebuah panti pijat di Cipondoh, Kota Tangerang karena dijadikan tempat praktik prostitusi, Selasa (1/9/2020). (Warta Kota)

Tak hanya ER dan Ardi yang terjaring, pertugas juga berhasil menggerebek beberapa wanita yang diduga sebagai PSK.

Saprudin mengetakan, 5 orang yang diduga PSK dari dua griya pijat, tapi ternyata hanya 1 bisa kami kirim ke Dinas Sosia, sisanya tak terbukti melakukan kegiatan prostitusi.

“Di sekitaran Jalan Benteng Betawi kami mendapat 5 orang yang diduga PSK dari dua griya pijat tradisional. Namun setelah kami dalami hanya satu yang bisa kami kirim ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lanjutan karena setelah kami lakukan pemeriksaan sisanya tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi,” kata Saprudin.

Ghufron Falfeli, Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang,juga sudah mengkonfirmasi hal tersebut.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved