TRIBUNNEWSWIKI.COM - Daftar pejabat yang terpapar Covid-19 bertambah lagi.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara ( Sultra) Lukman Abunawas dinyatakan positif Covid-19.
Lukman Abunawas melakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit Bahteramas pada Senin (31/8/2020).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra Muhammad Ridwan membenarkan informasi itu.
Menurut Ridwan, Wagub Sultra pada Senin berinisiatif sendiri melakukan uji swab di rumah sakit milik pemerintah provinsi itu.
Selanjutnya, lanjut Ridwan, Gubernur Sultra Ali Mazi memerintahkan dirinya untuk segera merawat Wagub di ruangan VIP rumah sakit Bahteramas Kendari.
Baca: Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Kian Menipis, Kapasitas Tinggal 10% hingga Cuma Tersisa 3 Tempat Tidur
Baca: 8 Tempat Diberi Peringatan Berbentuk Peti Jenazah, Pemkot Jakarta Pusat: Ingatkan Covid-19 Bahaya
Hal itu dilakukan agar semuanya bisa terkontrol dengan baik.
"Kondisi beliau saat ini sehat dan tanpa gejala, dan keluhan apapun," ujarnya.
Ridwan mengimbau kepada keluarga, kerabat atau masyarakat yang pernah kontak langsung dengan Wagub Sultra segera memeriksakan kesehatannya dan langsung melakukan tes PCR di Rumah Sakit Bahteramas.
“Saya sampaikan agar seluruh warga masyarakat Sulawesi Tenggara mendoakan beliau, mudah-mudahan dalam lindungan Allah SWT,” tutup Ridwan.
Tak hanya sebagai Wagub, Lukman Abunawas yang juga Ketua DPD I PDIP Sultra terlihat pernah menghadiri beberapa kegiatan deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe Kepulauan pada akhir Agustus lalu.
Juru Bicara PDIP Sultra Agus Sanaa memperoleh informasi Lukman Abunawas masuk di rumah sakit. Namun dia tak mengetahui, sakit yang diderita orang nomor dua di Sultra itu.
“Saya tau bahwa beliau masuk rumah sakit untuk istirahat,” jelas Agus Sanaa melalui telepon.
Ia menjelaskan, kemungkinan Lukman Abunawas kelelahan usai menghadiri agenda deklarasi partai di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dan dan Kolaka Timur (Koltim).
Novel Baswedan Positif Covid-19
Setelah menjalani tes swab, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Sebelumnya, ada sembilan pegawai KPK yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.
Kabar Novel Baswedan yang positif terjangkit Covid-19 dikonfirmasi oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
"Benar, informasi yang kami terima merupakan salah satu penyidik yang berdasarkan tes swab diketahui positif Corona," kata Ali, Jumat (28/8/2020), dikutip dari Kompas.
Ali mengatakan para pegawai yang terinfeksi virus corona sudah mengisolasi diri secara mandiri.
Mereka, kata Ali, akan dipantau lebih lanjut dalam proses pemulihannya.
Baca: Novel Baswedan
Baca: Jaksa Fedrik Adhar Meninggal Dunia, Sempat Jadi Salah Satu JPU Kasus Ahok hingga Novel Baswedan
"KPK juga telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan layanan medis terdekat dari tempat tinggal pegawai untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut dalam proses pemulihannya," ujar Ali.
Selain Novel dan sembilan orang tersebut, ada satu orang tahanan, dan empat orang non-pegawai di Komisi Pemberantasan Korupsi juga dinyatakan positif terkena Covid-19.
Dengan adanya kasus tersebut, KPK bersama RSPAD Gatot Soebroto kembali melakukan tes PCR kepada para pegawai pada Kamis (27/8/2020) kemarin.
"KPK juga telah kembali melakukan penyemprotan disinfectan di ruang-ruang kerja pada Direktorat Penyidikan dan ruang kerja lainnya di Gedung Merah Putih KPK dan Gedung ACLC," kata Ali, Kamis.
Sementara itu, melalui akun Twitter-nya, Novel mengaku merasa sehat dan tidak merasakan gejala setelah dinyatakan positif.
"Hari ini saya dapat kabar bahwa hasil swab saya positif, sedangkan saya merasa sehat dan tanpa gejala," ujar Novel dikutip dari akun Twitter-nya, @nazaqistsha.
Baca: Tak Boleh Isolasi Mandiri, Anies Baswedan Bakal Isolasi Seluruh Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit
Baca: Distribusi Vaksin Covid-19 Akan Jadi Tantangan di Beberapa Negara, Butuh Tempat Penyimpanan Khusus
(Tribunnewswiki/Kompas.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Positif Covid-19, Tanpa Gejala" dan "Penyidik KPK Novel Baswedan Positif Covid-19"