Sementara dalam pencairan di tahap awal pada 27 Agustus lalu baru menyasar 2,5 juta pekerja yang ditransfer lewat 4 bank BUMN.
Baca: Kabar Baik, Tahap Pertama BLT Rp 600 Ribu untuk Karyawan Swasta Sudah Mulai Disalurkan Hari Ini
Baca: Pencairan BLT Rp 600 Ribu Dibagi Beberapa Tahap, Gelombang Pertama Diberikan ke 7,5 Juta Karyawan
Ia menuturkan, pengumpulan data dan nomor rekening calon penerima Bantuan Subsidi Upah hingga kini mencapai 14 juta orang.
Sementara, data yang sudah tervalidasi oleh BP Jamsostek sebanyak 11,3 juta pekerja.
"Posisi saat ini sudah terkumpul 14 juta nomor rekening dari target calon penerima 15,7 juta, dan sudah tervalidasi sebanyak 11,3 juta."
"Selebihnya sedang dikonfirmasi ulang ke pemberi kerja," kata Utoh.
Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, menjelaskan bahwa pekerja penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tidak harus mempunyai rekening di bank-bank milik pemerintah, tetapi rekening yang masih aktif di bank mana pun.
"Bank pemerintah hanya sebagai penyalur bantuan saja, bantuan subsidi upah selanjutnya ditransfer sesuai dengan nomor rekening pekerja penerima," jelas Ida dikutip dari Antara.
Tahap kedua BLT sekitar 3 juta penerima
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, menyebut akan ada 3 juta pekerja yang menerima subsidi gaji Rp 600.000 lewat program Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahap kedua.
"Minggu ini kami minta 3 juta data pekerja penerima untuk kami proses selanjutnya, mudah-mudahan tidak hanya 2,5 juta data saja, tapi menjadi 3 juta data biar mempercepat penyerapan ( pencairan BLT)," jelas Ida dikutip dari Kompas, Senin (31/8/2020).
Total seluruh penerima bantuan pemerintah lewat rekening ini berjumlah sekitar 15,7 juta pekerja.
Baca: Inilah 4 Daftar Bank yang Sudah Cairkan BLT Rp 1,2 Juta ke Rekening Karyawan Swasta Tahap Pertama
Baca: Dana Subsidi Gaji untuk Pekerja dengan Rekening Bank Swasta Belum Cair, Ini Penjelasan Kemenaker
Sementara dalam pencairan di tahap pertama pada 27 Agustus lalu, telah menyasar sebanyak 2,5 juta pekerja yang ditransfer lewat 4 bank BUMN atau himbara.
Karena pencairannya bertahap dan tidak serentak, Menaker Ida Fauziyah berharap pekerja yang memenuhi kriteria syarat penerima bantuan BPJS tetap bersabar dan tak perlu khawatir.
Selain itu, pencairan tahap pertama BLT BPJS selesai paling lambat pada akhir September.
"Sejak tanggal 24 Agustus kami menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan yang divalidasi 2,5 juta."
"Kita awali 2,5 juta ini dan langsung mentransfer teman-teman pekerja atau buruh."
"Selanjutnya, akan ditransfer secara bertahap. Kami merencanakan minimal 2,5 juta per minggu," kata Ida.
Menaker Ida Fauziyah juga meluruskan informasi yang beredar kalau rekening penerima yang didaftarkan ke BP Jamsostek wajib menggunakan Bank plat merah atau BUMN.
Baca: Belum Dapat BLT Rp 600 Ribu? 3 Juta Rekening Segera Kebagian pada Pencairan Tahap 2, Simak Jadwalnya
Baca: Belum Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu via Rekening? Berikut Jadwal Paling Lambat Pencairannya
Menurutnya, penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tidak harus mempunyai rekening di bank-bank milik pemerintah atau himbara, dengan rekening bank swasta pun tetap bisa.
Mengingat bank himbara menjadi perantara utama dalam penyaluran subsidi gaji yang kemudian akan diteruskan ke bank swasta yang dipakai perusahaan tempat dimana karyawan bekerja.
"Bank pemerintah hanya sebagai penyalur bantuan saja, bantuan subsidi upah selanjutnya ditransfer sesuai dengan nomor rekening pekerja penerima," jelas Ida.