Kepala Desa Tega Bacok Warga Sendiri Sampai Kritis, hanya karena Sering Tanya soal BLT

Insiden pembacokan terjadi di Desa Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, dilakukan oleh Kepala Desa pada warganya sendiri


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pembacokan.jpg
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
ILUSTRASI-pembacokan


Korban terkena bacokan pertama di punggungnya.

Bacokan kedua bisa ditangkis M dengan menahan tangan S yang menggenggam celurit.

Selanjutnya korban mendorong S sampai ke luar rumah.

Istri dan anak S datang dan teriak minta pertolongan ketika mereka berada di halaman rumah.

Warga juga langsung melerai baku hantam antara S dan M usai mendengar teriakan minta tolong.

Menurut informasi ppunggung M terluka sampai berlumuran darah aklibat dari bacokan yang mengenainya.

Baca: Aksi Sadis Pria di Gresik, Bacok Istri dan Tewaskan Menantu, Diduga Kehabisan Obat Gangguan Jiwa

M yang diduga selingkuhan istri S ini dilarikan untuk mendapatkan pertolongan pertama ke Puskesmas Badegan.

Selanjutnya, korban ini dirujuk ke RSUD dr Hardjono Ponorogo .

Diketahui, M mendapatkan perawatan lanjutan dan operasi pembuluh darah.

Tim Reskrim Polsek Sampung langsung menangkap S dirumahnya usai mendapatkan laporan.

Marsono mengatakan, S mengaku sudah lama menaruh curiga pada korban yang nekat menjalin hubungan terlarang hingga kahirnya S membacoknya.

“Tersangka S mengaku membacok korban lantaran sudah lama mencurigai korban menjalin hubungan asmara dengan istri tersangka. Tersangka mengetahui hubungan terlarang itu dari SMS, Facebook dan telepon yang ditemukan di handphone istrinya,” tandas Marsono.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah taya ng di Kompas.com dengan judul Sering Ditanya soal BLT, Kepala Desa Bacok Warganya hingga Kritis





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved