Sejumlah Aturan yang Wajib Dipatuhi Bila Bioskop Kembali Dibuka di Tengah Pandemi Covid-19

Salah satu aturan tersebut adalah pembelian tiket hanya bisa dilakukan secara online.


zoom-inlihat foto
bioskop-xxi.jpg
Kompas.com
Ilustrasi bioskop. Gubernur DKI Jakarta mengatakan bioskop di Jakara akan segera dibuka kembali. Namun, ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi pengelola bioskop apabila bioskop tersebut dibuka kembali.

Karena pandemi Covid-19, bioskop di Indonesia sudah lama ditutup sejak April, saat ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Ruang bioskop yang tertutup dan kurangnya sirkulasi udara dianggap memudahkan penyebaran virus corona.

Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bioskop akan segera dibuka kembali.

Pembukaan bioskop, kata Anies, juga harus sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sejumlah aturan mengenai pembukaan bioskop disebutkan Anies dalam konferensi pers di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) yang diunggah di kanal YouTube BNPB, Rabu (26/8/2020).

Baca: Analis Sebut Kemungkinan Sebagian Besar Bioskop Masih Ditutup hingga Pertengahan Tahun 2021

Ilustrasi bioskop.
Ilustrasi bioskop. (Kompas Tekno)

Salah satu aturan tersebut adalah pembelian tiket secara langsung yang ditiadakan.

"Pemesanan tiket yang semua harus dilakukan secara online (daring ) dan tidak ada pembelian tiket di lokasi," ucap Anies.

Lalu, masker yang wajib digunakan selama berada di bioskop baik oleh petugas maupun penonton.

Bioskop juga harus dibersihkan secara teratur dan pengelola wajib memeriksa filtrasi udara.

"Yang kelima, pengaturan tempat duduk di dalam bioskop. Lalu, kewajiban menaati prinsip 3M kepada karyawan, dan proses menuju keluar dari lokasi bioskop," katanya.

Menurut dia, untuk aturan atau regulasi secara lengkap masih disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca: Bioskop Dilarang Beroperasi Kembali di Akhir Bulan Ini, Asosiasi Bioskop: Kami Mendukung Sepenuhnya

Namun, pengoperasian kembali bioskop ini dipastikan dalam pengawasan yang ketat.

"Pengawasan yang ketat sehingga pelaku industri memberikan jasa kepada masyarakat tanpa risiko yang besar, dan bagi masyarakat ketika berkegiatan merasa aman," kata dia.

Pertimbangan pembukaan bioskop

Anies mengatakan rencana pembukaan kembali bioskop dilakukan dengan sejumlah pertimbangan.

Dia mengatakan keputusan ini merujuk kepada studi dan kajian para pakar terkait dengan penanganan dan pengelolaan kegiatan di dalam bioskop, yang sudah dilakukan di berbagai negara.

"Jadi 47 negara saat ini kegiatan bioskop sudah berjalan seperti biasa. Bahkan di Korea Selatan, selama pandemi termasuk puncak pandemi mereka di sana bioskop tidak ditutup," kata Anies.

Ia menuturkan dari berbagai kajian yang dilakukan, ada beberapa perbedaan yang membuat bioskop cukup aman untuk beroperasi kembali.

Pertama adalah para penonton dinilai tidak saling berbicara satu sama lain, berbeda dengan restoran, kafe, di mana satu sama lain berbicara.

Baca: Pandemi Masih Menghantui, Pemprov DKI Jakarta Batalkan Izin Operasional Pariwisata dan Bioskop

Ilustrasi bioskop
Ilustrasi bioskop (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)




Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved