Analis Sebut Kemungkinan Sebagian Besar Bioskop Masih Ditutup hingga Pertengahan Tahun 2021

Bioskop di seluruh dunia ditutup untuk memperlambat penyebaran Covid-19, memaksa studio untuk menunda rilis beberapa film mendatang.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-film-bioskop.jpg
pixabay.com
Ilustrasi bioskop


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang analis meyakini sebagian besar bioskop akan tetap ditutup hingga pertengahan 2021, karena studio mungkin tidak mau merilis film dengan kapasitas terbatas.

Sebagian besar bioskop ditutup sampai pertengahan 2021.

Sejak pandemi virus corona memburuk pada bulan Maret, industri hiburan telah sangat terpengaruh.

Bioskop di seluruh dunia ditutup untuk memperlambat penyebaran Covid-19, memaksa studio untuk menunda rilis beberapa film mendatang.

Belum ada pemutaran perdana teatrikal baru dalam lebih dari empat bulan, dan saat ini tidak diketahui kapan bioskop akan aman untuk berdiri dan beroperasi kembali.

Baca: Bioskop Dilarang Beroperasi Kembali di Akhir Bulan Ini, Asosiasi Bioskop: Kami Mendukung Sepenuhnya

Baca: Virus Corona Bisa Menular di Ruangan AC, Bioskop Disarankan Tak Dibuka Kembali pada 29 Juli 2020

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Screen Rant pada Jumat (17/7/2020), film Tenet dan Mulan saat ini dijadwalkan untuk rilis pada bulan Agustus.

Siap untuk menjadi film besar pertama yang menyambut penonton kembali ke bioskop.

Sayangnya, kasus-kasus virus corona di Amerika kembali meingkat, memimpin pasar-pasar utama seperti New York dan California untuk menutup bioskop sementara waktu.

Kemungkinan besar, akan ada lebih banyak penundaan tanggal rilis selama beberapa minggu ke depan, tetapi ada kemungkinan beberapa film tahun 2020 yang paling dinanti harus menunggu sampai tahun depan untuk akhirnya rilis.

Seorang wartawan The New York Times, Brook Barnes membagi pernyataan dari analis media, Doug Cruetz di akun Twitter pribadinya, Kamis (16/7/2020).

Dalam pernyataannya, Cruetz melukiskan gambar yang tidak menarik ketika penonton berharap untuk kembali ke bioskop di seluruh negeri.

"Sekarang kita berekspektasi sebagian besar bioskop domestik ditutup hingga pertengahan 2021, sebagian karena kami tidak berpikir studio akan tertarik untuk merilis film terbesar mereka ke dalam kapasitas yang terbatas," ungkap Doug Creutz yang dikutip oleh Brooks Barnes.

Perlu dicatat, kutipan Cruetz bukanlah konfirmasi bahwa bioskop akan tetap ditutup hingga tahun 2021.

Tetapi apa yang ia sampaikan cukup masuk akal.

Sejumlah film yang telah ditunda, termasuk Tenet, Mulan, dan Wonder Woman 1984, adalah tiang-tiang besar dengan anggaran produksi mencapai 200 juta Dollar AS, atau sekitar Rp 2,9 triliun.

Sudah dilaporkan, film Tenet perlu meraup 800 juta Dollar AS, atau sekitar Rp 11,7 triliun untuk mencapai titik impas.

Jadi tidak ada gunanya bagi Warner Bros untuk merilisnya di saat bioskop perlu membatasi kehadiran penonton.

Dikombinasikan dengan fakta bahwa beberapa orang mungkin tidak mau segera pergi ke bioskop setelah pandemi.

Berarti setiap film yang keluar pada tahun 2020, hampir pasti akan menghasilkan uang lebih sedikit daripada dalam keadaan normal.

Baca: Bagaimanakah Keadaan Bioskop Setelah Tidak Beroperasi Selama Berbulan-bulan Karena Pandemi?

Baca: Kangen Bioskop? Di Jakarta Segera Hadir Drive In Cinema, Nonton Bioskop Bisa dari Mobil

Karena Hollywood adalah bisnis, studio logis ingin film mereka debut ketika mereka memiliki kesempatan untuk memiliki keuntungan yang lebih tinggi.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved