Penyakit Perikondritis

Penyakit Perikondritis merupakan peradangan atau infeksi bakteri yang terjadi pada daun telinga, jika penyakit ini memburuk maka akan ada komplikasi yang bisa menyebabkan penyakit cauliflower ear.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penderita-penyakit-telinga1.jpg
NET
Ilustrasi Penyakit Telinga

Penyakit Perikondritis merupakan peradangan atau infeksi bakteri yang terjadi pada daun telinga, jika penyakit ini memburuk maka akan ada komplikasi yang bisa menyebabkan penyakit cauliflower ear.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perikondritis adalah radang pada tulang rawan daun telinga yang terjadi akibat trauma, cedera, atau gigitan serangga.

Hal-hal tersebut dapat menyebabkan perikondritis apabila terjadi infeksi bakteri psedeumonas aeruginosa.

Daun telinga terbuat dari tulang rawan yang diselubungi dengan jaringan bernama perikondrium.

Jaringan tersebut berfungsi untuk memberikan nutrisi dan melindungi tulang rawan.

Perikondritis merupakan kondisi infeksi pada perikondrium.

Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan yang menyebabkan efusi serum dan pus ke dalam lapisan perikondrium dan tulang rawan dari telinga luar.

Gejala perikondritis yang dapat dikenali adalah terjadinya pembengkakan pada daun telinga.

Cirinya yakni daun telinga berubah menjadi berwarna merah dan terasa panas serta terjadi nyeri seperti ditekan.

Pembengkakan ini dapat menjalar ke bagian belakang daun telinga, sehingga daun telinga terlihat sangat menonjol. (1)

Penderita penyakit ini harus mendapat perawatan dengan segera. (2)

Jika terlambat ditangani, perikondritis dapat menyebabkan komplikasi permanen, yaitu cauliflower ear.

Cauliflower ear atau penyakit kembang kol adalah kelainan kosmetik pada daun telinga yang bersifat permanen dan menyebabkan daun telinga berbentuk seperti bunga kol.

Baca: Penyakit Peritonitis

Baca: Penyakit Otosklerosis

  • Penyebab


Perikondritis terjadi karena adanya infeksi bakteri pada perikondrium.

Dalam keadaan normal, perikondrium yang utuh tak dapat terinfeksi oleh bakteri.

Namun bila terdapat cedera pada daun telinga, perikondrium mengalami ‘luka’ sehingga bakteri dapat masuk ke dalamnya dan menyebabkan infeksi.

Ada berbagai macam hal yang dapat menyebabkan munculnya penyakit perikondritis karena adanya cedera pada telinga, di antaranya:

  • Tindik pada daun telinga
  • Cedera saat olahraga, misalnya saat olahraga tinju, daun telinga terkena tinju
  • Cedera karena tindakan operasi pada telinga
  • Gigitan serangga
  • Luka bakar pada daun telinga
  • Infeksi telinga luar (otitis eksterna)
  • Penyakit autoimun seperti granulomatosis

Sementara itu, bakteri yang sering menjadi penyebabnya adalah bakteri Pseudomonas aeruginosa (sering ditemukan di air yang terkontaminasi), Staphylococcus aureus (bakteri yang berada di kulit), dan Streptococcus pyogenes (bakteri yang berada di kulit). (3)

  • Gejala


Gejala utama yang dapat dilihat pada penderita perikondritis yakni adanya tanda-tanda penyakit pada daun telinga.

Daun telinga yang terkena penyakit tersebut akan terlihat merah, bengkak, dan nyeri.

Pada kondisi infeksi yang berat, tampak nanah mengalir keluar dari daun telinga, disertai dengan adanya demam tinggi.

Bila perikondritis tak segera diobati, maka lama kelamaan akan terjadi perubahan struktur daun telinga yang permanen.

Daun telinga akan terlihat mengerut seperti bunga kol yang kemudian menyebabkan adanya penyakit cauliflower ear.

Pada penderita diabetes melitus yang gula darahnya tidak terkontrol (gula darah sewaktu di atas 200 mg/dl) atau orang yang mengalami penyakit yang menyebabkan daya tahan tubuhnya turun, infeksi berat sangat rentan terjadi.

Jika perikondritis terjadi berulang, dapat terjadi komplikasi ke dalam telinga.

Komplikasi tersebut bisa berupa:

  • Floppy ear (daun telinga terlihat lunglai)
  • Penurunan pendengaran secara mendadak
  • Vertigo
  • Gangguan keseimbangan
  • Pusing atau kepala terasa melayang
  • Keluar cairan dari telinga
  • Pecahnya gendang telinga akibat infeksi telinga tengah (4)

Baca: Infeksi Telinga (Otitis Media)

Baca: Tinnitus

  • Pengobatan


Pilihan pengobatan perikondritis bisa berupa pemberian antibiotik, baik secara oral maupun lewat infus.

Operasi mungkin dibutuhkan untuk menguras nanas dan mengangkat jaringan kulit dan tulang rawan yang rusak. (5)

Jika terdapat kumpulan nanah pada daun telinga (abses), umumnya dokter akan melakukan tindakan insisi dengan cara membuat sayatan kecil pada daun telinga. (6)

Sayatan ini bertujuan untuk mengeluarkan nanah di dalamnya.

Setelah itu, daerah yang disayat akan ‘disumpal’ dengan kain yang diolesi dengan antibiotik.

Setelah semua nanah keluar, pada kunjungan berikutnya barulah daerah sayatan tersebut dijahit.

Selain itu, penderita perikondritis juga akan mendapatkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebabnya.

Antibiotik dapat diberikan dengan cara diminum, atau dapat juga menggunakan krim antibiotik yang dioleskan ke daerah daun telinga yang mengalami infeksi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/RESTU)



Nama Penyakit Perikondritis
Jenis Penyakit Infeksi Telinga
Penyebab Adanya infeksi akibat bakteri pada daun telinga
Gejala atau Ciri Keluarnya nanah, mulai ada tanda cauliflower ear, kehilangan pendengaran
Pengobatan Pemberian antibiotik atau operasi


Sumber :


1. www.fimela.com
2. hellosehat.com
3. www.klikdokter.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved