"Salatnya dan membaca Al-Quran-nya rajin, sudah jauh berbeda dari sebelumnya," beber Neneng.
"Sekarang dia ingin dekat dengan ayahnya. Sudah bisa menangis," lanjutnya.
Selain bersosialisasi, NF bahkan semangat dalam membuat karya seni.
"Pernah bikin handicraft, membuat karya seni, dari koran berkas menjadi barang, tempat pensil, tisu, dan sebagainya," terang Neneng.
"Dia senang dan memang cinta seni banget. Melukisnya bagus banget," lanjutnya.
Dikatakan Neneng, NF mengaku sangat sayang kepada adik perempuannya.
Beberapa karya seninya, ingin sekali NF memberikan kepada adiknya.
"Dia sangat sayang dengan adiknya. Dia bikin karya seni, dia ingin kasihkan ke adiknya," ucap Neneng.
Menurut Neneng, NF telah kembali menjadi manusia seutuhnya.
"Dia memang pelaku tapi juga korban karena dihamili oleh anggota keluarganya (paman NF)," kata Neneng.
"Secara psikis juga lebih baik. Perubahannya banyak sekali. Rasa bersalahnya, kemudian perasaannya lebih peka," lanjutnya.
(Tribunnewswiki/Afitria) (Kompas.com/Tria Sutrisna)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penasihat Hukum Klaim Keluarga Korban Sudah Maafkan Remaja Pembunuh Bocah di Sawah Besar