Dukung Pencegahan Covid-19, KompasTV Beri Edukasi Penggunaan Masker di Awal & Akhir Segmen Berita

KompasTV mendukung pencegahan penularan Covid-19 dengan melakukan kampanye dan edukasi penggunaan masker yang baik dan benar secara intensif.


zoom-inlihat foto
rosianna-silalahi-kompas-tv-masker.jpg
KompasTV
Direktur Pemberitaan KompasTV, Rosianna Silalahi saat mengkampanyekan penggunaan masker saat melakukan siaran berita pada Jumat, (14/8/2020).


Jangan turunkan masker ke dagu saat bicara atau makan

Seorang pria bermasker berjalan di kawasan pusat bisnis Wellington, Selandia Baru, pada 12 Agustus 2020. Kasus baru Covid-19 muncul di negara itu pada 11 Agustus 2020 setelah tidak ada laporan kasus selama tiga bulan.
Seorang pria bermasker berjalan di kawasan pusat bisnis Wellington, Selandia Baru, pada 12 Agustus 2020. Kasus baru Covid-19 muncul di negara itu pada 11 Agustus 2020 setelah tidak ada laporan kasus selama tiga bulan. (MARTY MELVILLE / AFP)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto memberikan arahan pada masyarakat tentang cara menggunakan masker yang benar.

Dikatakan Yuri, agar bisa mencegah penularan virus corona sebaiknya jangan menurunkan masker ke dagu.

Hal tersebut lantaran bisa membuat masker bagian dalam menjadi tercemar dengan penyakit yang menempel di dagu.

Oleh karenanya, Yuri menyarankan jika memang harus melepas masker, sebaiknya dilepas saja.

Termasuk ketika akan berbicara dan makan, jangan turunkan masker ke dagu.

"Menurunkan masker ke dagu itu sama dengan mencemari bagian dalam masker dengan penyakit yang mungkin nempel di dagu," kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (12/7/2020) seperti yang dikutip dari Kompas.com.

"Sehingga kalau kemudian (masker) kita naikkan lagi ke atas itu tidak memberikan makna yang baik untuk kita," imbuh Yuri.

Yuri menyebut, jika memang terpaksa melepas masker seperti saat akan makan atau berbicara di sebuah forum, hendaknya masker benar-benar dilepas dan bukan menurunkannya ke dagu.

Namun demikian, masker yang dilepas tetap harus dijaga bagian dalamnya supaya tidak tercemar penyakit.

"Kalau memang terpaksa harus melepas masker, lepas. Jangan disangkutkan di dagu karena droplet kita atau kuman penyakit yang ada di luar yang mungkin nempel di dagu akan pindah ke bagian dalam dari masker kita," ujar Yuri.

Yuri pun menyarankan agar masyarakat menggunakan masker yang nyaman digunakan dalam waktu lama.

Masker yang nyaman, kata Yuri, yang memberikan cukup ruang antara masker dengan lubang hidung sehingga tak mengganggu pernapasan.

"Yang tidak nyaman akan membuat orang menjadi tidak biaa bertahan lama menggunakan masker. Oleh karena itu, pilihlah masker yang nyaman," kata Yuri.

Selain menggunakan masker secara benar, Yuri mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 lainnya.

Seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta berjaga jarak.

Baca: Jokowi Lepas Masker Saat Rapat Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepala Sekretariat Presiden

Baca: Viral di TikTok, Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat Akibat Menolak Pakai Masker

Baca: Anak di Bawah 2 Tahun Tak Dianjurkan Pakai Masker? Begini Penjelasan Dokter

(TRIBUNNEWSWIKI/KOMPASTV/Magi, KOMPAS/Fitria)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah: Jangan Turunkan Masker ke Dagu, termasuk Saat Makan"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved