TikTok Diblokir Trump dan Siap Dibeli Microsoft, Bill Gates Justru Khawatirkan Persaingan Tak Sehat

Microsoft hendak beli saham TikTok, Bill Gates justru singgung Donald Trump yang mematikan persaingan bisnis secara tidak sehat.


zoom-inlihat foto
bill-gates-mundur-dari-dewan-microsoft.jpg
JEFF PACHOUD / AFP
Pendiri Mircosoft, Bill Gates mengaku proses akuisisi bisnis digital sosial media seperti TikTok tidaklah mudah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat (AS) dan China tak memiliki hubungan yang mesra sepanjang tahun 2020 ini.

Perang dagang, isu virus Corona, persoalan Hongkong dan Taiwan menjadi beberapa isu yang kedua negara besar tersebut ributkan.

Berkaitan dengan perang dagang, beberapa kali membuat kebijakan atau kontroversi dalam langkahnya menjegal China.

Setelah "mengutak-atik" Huawei, Amerika Serikat (AS) kini memberi tampak akan "merusuh" ke salah satu aplikasi IT terkenal dari China, TikTok.

TikTok mendapat teguran dan bahkan ancaman dari Presiden Donald Trump untuk segera menjual saham mereka ke perusahaan Amerika Serikat.

Trump menuduh bahwa aplikasi sosial media yang dikembangkan oleh perusahaan China, ByteDance.

Baca: Siap Diblokir Donald Trump di Amerika Serikat, Ini Pernyataan TikTok

 

ILUSTRASI - Amerika Serikat serius tentang pelarangan TikTok.
ILUSTRASI - Amerika Serikat serius tentang pelarangan TikTok. (pixabay.com)

Ancaman ini pun ternyata disikapi secara tegas oleh Amerika Serikat.

Perusahaan IT raksasa dunia asal Amerika Serikat, Microsoft disebutkan berniat untuk membeli platform hiburan TikTok.

Namun, rencana tersebut tak lepas dari komentar pendiri dan sekaligus pemilik saham Microsoft, Bill Gates.

Baca: Lirik Lagu Cintaku Bukan di Atas Kertas/Bukan Cinta Biasa - Siti Nurhaliza, Viral di TikTok

Platform yang sedang populer di kalangan masyarakat ini mendadak menjadi bahan pembicaraan setelah pernyataan kontroversial Presiden Donald Trump.

Dikutip dari Business Insider, Bill Gates mengatakan bahwa membeli TikTok tidak semudah yang dibayangkan.

Bahkan Bill Gates menggambarkan tindakan akuisisi TikTok ini bak memuat sebuah piala yang beracun. 

Dalam wawancaranya dengan WIRED jumat lalu (07/08/2020), Bill Gates menyampaikan bahwa bisnis di bidang sosial media tidak pernah mudah.

Baca: Ancam Boikot, Donald Trump Beri Waktu 45 HariTikTok dan WeChat Menyerahkan Diri ke AS

Bahkan sang biliuner itu menyayangkan permainan bisnis tidak lagi kompetitif dengan keinginan Presiden Trump untuk "membunuh" kompetitor dengan cara represif.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menetapkan larangan terhadap TikTok.

Bersumber dari Business Insider, dalam waktu 45 hari tidak boleh ada transaksi apapun terhadap TikTok.

Larangan ini berlaku baik personal maupun di skala yang lebih besar.

Baca: Bersihkan Aplikasi China, Pemerintahan Donald Trump: TikTok dan WeChat adalah Ancaman Signifikan

Trump menganggap bahwa TikTok dan Wechat mengambil data pengguna secara ilegal. Hal ini memungkinkan Partai Komunis Tiongkok bisa mengakses informasi pribadi warga AS. 

Trump juga menambahkan akan melarang TikTok sepenuhnya jika saham platform ini tidak dijual ke perusahaan Amerika. Trump memberikan tenggat waktu hingga 15 September tahun ini. 

Menanggapi hal tersebut, perusahaan milik Bill Gates, Microsoft, berencana membeli saham TikTok.

Dilansir dari Financial Times, Microsoft sedang berunding dengan ByteDance, pemilik TikTok, untuk akuisisi platform hiburan ini. 

Baca: Presiden Donald Trump Akan Segera Blokir TikTok, Berdalih Aplikasi Ini Membahayakan dan Jadi Ancaman

Microsoft berencana membeli layanan TikTok yang ada di Amerika, Australia, Kanada, dan Selandia Baru.





Halaman
12
Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved