Emosi positif ini bisa berupa kegembiraan, antusiasme, dan kepuasan dalam hidup.
Baca: Begini Cara Pakai Kompor Gas Awet hingga Berbulan-bulan, Tips Hemat Sering Digunakan di Restoran
"Padahal, kurangnya emosi positif bisa berdampak besar pada kesehatan mental," kata Saksvik-Lehouillier.
Masalah lain yang diungkapkan adalah kurang tidur membuat peserta tidak dapat fokus.
Hal ini menyebabkan pikiran menjadi lebih impulsif.
Lewat adanya riset ini, mampu membuktikan tidur malam adalah hal vital untuk menjaga kondisi mental dan fisik seseorang.
Untuk menghindari yang tidak diinginkan, pola tidur harus terjaga dan perlu diperhatikan.
Kunci penting kesehatan mental dan fisik adalah mempunyai tidur malam yangf berkualitas.
Inilah cara yang bisa dipraktekkan supaya bisa nyenyak tidur di malam hari:
- Hindari cahaya buatan, terutama beberapa jam sebelum tidur. Gunakan filter cahaya biru di komputer atau smartphone Anda.
- Biarkan tubuh tubuh terpapar cahaya matahari yang cukup, terutama di awal hari.
- Tetapkan jadwal tidur yang teratur. Tidurlah pada waktu yang sama setiap malam dan bangunlah pada waktu yang sama setiap pagi, termasuk pada akhir pekan.
- Jangan makan atau minum menjelang waktu tidur, terutama alkohol dan makanan tinggi lemak atau gula. Jaga kamar tidur tetap dingin, gelap, dan tenang.
- Berkonsultasi dengtan dokter untuk mengantisipasi adanya masalah medis yang mengganggu kualitas tidur.
- Lakukan aktivitas fisik yang cukup di siang hari. Cobalah untuk tidak berolahraga dalam beberapa jam sebelum tidur.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Buktikan Kurang Tidur Bikin Kita Sulit Bahagia"