Satu Dus Mi Instan di Pedalaman Pegunungan Bintang Papua Dijual Rp 1 Juta hingga Ditukar Emas 2 Gram

Mahalnya harga bahan pokok tersebut lantaran di daerah pedalaman Pegunungan Bintang Papua tersebut memang sangat susah dijangkau.


zoom-inlihat foto
indomieeee.jpg
Instagram @indomiau
ilustrasi mi instan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Harga satu dus mi instan di pedalaman Pegunungan Bintang Papua sangat tinggi.

Selain itu, harga beras di tempat itu juga terbilang sangat mahal.

Mahalnya harga bahan pokok tersebut lantaran di daerah pedalaman tersebut memang sangat susah dijangkau.

Hal tersebut lantaran kawasan itu masih terisolir dan tertinggal.

Sehingga untuk menjangkau wilayah itu perlu waktu yang lama dan transportasi udara.

Maka harga bahan pokok pun melangit di wilayah itu.

Baca: Gempa 7,0 SR Guncang Provinsi Morobe, Papua Nugini, Tidak Ada Korban Jiwa

Baca: 1 Kardus Mie Instan Dihargai Setara dengan Dua Gram Emas, Beginilah Situasi di Pedalaman Papua

Berikut adalah harga bahan makanan di wilayah Pegunungan Bintang Papua dikutip dari Kompas.com:

1. Satu bungkus mie Rp 25 Ribu

Harga satu kardus mi instan dijual seharga Rp 1 juta bahkan ada satu kardus mi instan ditukar dengan emas dua gram.

"Mi instan satu karton kalau ditukar dengan emas itu, dua gram, satu karton Rp 1 juta, satu bungkus Rp 25.000," kata salah satu pengelola Koperasi Kawe Senggaup Maining Hengki Yaluwo di Korowai, Rabu (1/7/2020).

Mi Instan (tribunnews.com)
Mi Instan (tribunnews.com) (tribunnews.com)

2. Beras bisa 10 Kilogram ditukar emas 4 gram

Beras 10 kilogram itu emas empat gram, kalau dibeli dengan uang, satu karung itu harganya Rp 2 juta," kata dia.

3. Satu kaleng ikan Rp 150 Ribu

Selain bahan makanan pokok, harga bahan lain juga cukup tinggi.

Satu ikan kaleng berukuran besar dijual seharga Rp 150.000.

4. Ponsel Dibanderol setara emas 10-25 gram

Sedangkan untuk ponsel dibanderol seharga 10 gram sampai 25 gram emas.

Wilayah Korowai, Kabupaten Pegunungan Bintang masuk kawasan terisolir dan tertinggal.

Kawasan Korowai sendiri diapit lima kabupaten, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yakuhimo, Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digooel, dan Kabupaten Mappi.

Walapun diapit lima kabupaten, kawasan tersebut belum pernah tersentuh pembangunan





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved