TRIBUN JABAR/Gani Kurniawan
Warga hanya diperbolehkan mengadakan malam tirakatan yang biasanya dilakukan di malam puncak hari kemerdekaan.
Meski demikian, jumlahnya harus dibatasi.
"Kita lebih arahnya adalah tirakatan. Malam itu di tiap RT kan paling tidak lebih dari 50 orang bisa dijaga. Tirakatan, kita bersyukur indonesia sudah merdeka," jelas Hendi, sapaan akrabnya, Jumat (7/8/2020).
Untuk upacara peringatan hari kemerdekaan, Hendi menambahkan, Pemkot akan menggelar di Balai Kota Semarang namun dengan jumlah peserta yang terbatas.
"Di balai kota juga akan ada upacara HUT RI tapi kami batasi, tidak dengan kekuatan penuh hanya beberapa saja," ucapnya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nr)
KOMENTAR