Tidak Jadi Hari Ini, Penilangan kepada Pelanggar Ganjil-Genap Baru Diberlakukan Pekan Depan

Sosialisasi kebijakan ganjil-genap diperpanjang karena tren pelanggaran yang terjadi masih tinggi


zoom-inlihat foto
kendaraan-melintas-di-jalan-ganjil.jpg
Tribun Images/Nur Ichsan
Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman yang di dekatnya terdapat papan elektronik yang berisi sosialisasi pelaksanaan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil - genap, yang mulai diberlakukan pada Senin (3/8/2020). Penilangan kepada para pelanggar kebijakan ganjil-genap baru akan dilakukan pada Senin (10/8/2020)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penilangan kepada pelanggar kebijakan ganjil-genap di Jakarta baru akan dilakukan pekan depan.

Dengan demikian, implementasi penilangan terhadap pelanggar kebijakan ganjil-genap kembali diundur.

Sebelumnya, penilangan direncanakan diberlakukan setelah tiga hari masa sosialisasi atau pada 6 Agustus 2020.

Namun, berdasarkan informasi dari Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, sosialisasi diperpanjang hingga Jumat (7/8/2020).

Maka, penindakan pelanggar ganjil-genap dengan tilang baru akan dilakukan pekan depan, tepatnya pada Senin (10/8/2020).

"Betul, rencana memang selesai di hari Rabu dan Kamis ini kami mulai untuk penindakan tilang. Namun, melihat kondisi, aktivitas sosialisasi kami perpanjang sampai besok dan implementasi hukum baru pekan depan," kata  Fahri pada  Kamis (6/8/2020), dikutip dari Kompas.

Menurut Fahri, perpanjangan sosialisasi ganjil genap dikarenakan masih melihat tingginya tren pelanggaran yang terjadi, terutama pada hari kedua dan ketiga.

Baca: Tak Hanya di Jalan Kota, Aturan Ganjil Genap Juga Berlaku di 28 Gerbang Tol, Ini Daftarnya

Sosialisasi pemberlakuan kebijakan ganjil-genap melalui papan elektronik
Sosialisasi pemberlakuan kebijakan ganjil-genap melalui papan elektronik (Tribun Images/Nur Ichsan)

Lantaran hal tersebut, akhirnya diputuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi agar bisa menyampaikan informasi yang lebih masif lagi ke masyarakat.

"Mulai hari ini sampai besok, kami akan lebih masif menyampaikan sosialisasi ke masyarakat, terutama pengguna mobil pribadi. Jadi Senin nanti penegakan hukumnya sudah bisa mulai berjalan," ujar Fahri.

Penerapan kembali sistem ganjil-genap disebabkan meningkatnya jumlah volume kendaraan pada beberapa titik yang diklaim angkanya lebih tinggi dibandingkan masa sebelum pandemi Covid-19.





Halaman
1234
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved