Konspirasi yang dikatakan oleh Mia Khalifa memang masih belum dapat dibuktikan benar adanya.
Hingga artikel ini diunggah, sebab ledakan masih dalam penyelidikan otoritas setempat.
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, seperti yang diberitakan CNN mengatakan ledakan terjadi di sebuah gudang yang menyimpan 2,750 ton amonium nitrat.
Amonium nitrat diketahui merupakan materi yang kerap digunakan sebagai pupuk dan bahan pembuatan bom.
Materi tersebut diketahui telah disimpan dalam gudang selama lebih dari enam tahun.
Terlebih gudang penyimpanan tersebut memang tidak memiliki keamanan khusus.
Sehingga kelalaian itulah yang kemudian membahayakan penduduk Beirut, termasuk adanya ledakan pada Selasa malam.
Hassan Diab memberi waktu pada tim penyelidikan untuk segera menungkap sebab ledakan dalam waktu kurang lima hari.
Sedangkan pemberitaan lokal Lebanon mewartakan bahwa sebab ledakan adalah adanya ledakan kembang api di sekitar lokasi kejadian.
Ledakan tersebut memiliki skala 3,3 magnitudo jika diukur menggunakan ukuran getaran gempa bumi.
Perbedaanya, episentrum getaran berada di permukaan tanah sehingga dapat dirasakan lebih dahsyat oleh masyarakat sekitar.
Baca: Rentetan Peristiwa yang Terjadi Usai Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon Hingga Luluh Lantakkan Kota
Baca: Kesaksian Para Korban Ledakan di Beirut Lebanon, Ada yang Tak Percaya Masih Bisa Hidup
Baca: Kronologi Ledakan di Beirut Lebanon, Asap Mengepul Tinggi, Orang Terlempar Sejauh 2 KM
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)