Spina Bifida

Spina bifida merupakan kondisi cacat lahir yang terjadi akibat terganggunya pembentukan tabung saraf selama bayi dalam kandungan.


zoom-inlihat foto
spina-bifida.jpg
klikdokter.com
Ilustrasi penderita penyakit Spina Bifida

Spina bifida merupakan kondisi cacat lahir yang terjadi akibat terganggunya pembentukan tabung saraf selama bayi dalam kandungan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Spina bifida merupakan kondisi cacat lahir yang terjadi akibat terganggunya pembentukan tabung saraf selama bayi dalam kandungan.

Hal ini menyebabkan munculnya celah pada ruas tulang belakang.

Sistem saraf berkembang dari piringan sel di sepanjang punggung embrio.

Dalam satu bulan pertama kehamilan, ujung-ujung piringan ini melengkung, menutup, dan membentuk tabung saraf.

Seiring waktu, tabung saraf ini akan berkembang menjadi otak dan sistem saraf di tulang belakang.

Bila proses tersebut terganggu, maka cacat tabung saraf (neural tube defect) bisa terjadi.

Spina bifida termasuk jenis cacat tabung saraf paling umum, di mana beberapa ruas tulang belakang janin tidak menutup sempurna dan menciptakan celah. (1)

Secara umum, tuba neural mulai terbentuk pada tahap awal kehamilan, dan menutup pada 28 hari setelah konsepsi.

Spina bifida dapat bervariasi dari derajat ringan hingga berat, bergantung dari tipe kelainan yang terjadi, ukuran, lokasi, dan komplikasi.

Terdapat beberapa jenis spina bifida yang dapat terjadi, yaitu spina bifida okulta, meningokel, dan mielomeningokel. (2)

Baca: Penyakit Huntington

Baca: Parkinson

Baca: Penyakit Dermatitis Kontak

  • Jenis


Spina Bifida terbagi menjadi tiga jenis, yakni:

Spina bifida Okulta

Okulta dapat diartikan tersembunyi.

Spina bifida okulta merupakan jenis spina bifida yang paling ringan, dan ditandai dengan adanya celah kecil dari satu atau lebih tulang belakang.

Sebagian besar individu dengan spina bifida okulta tidak mengetahui bahwa mereka mengalaminya, kecuali bila ditemukan secara tidak sengaja pada saat dilakukan pemeriksaan pencitraan untuk penyebab lainnya.

Meningokel

Pada salah satu jenis spina bifida yang disebut meningokel, selaput protektif yang mengelilingi saraf tulang belakang terdorong keluar melalui celah pada tulang belakang.

Hal tersebut kemudian membentuk kantung berisi cairan.

Namun, kantung ini tidak mencakup saraf tulang belakang, jadi kemungkinan terjadinya kerusakan saraf cukup kecil.

Mielomeningokel

Jenis ini dikenal juga sebagai spina bifida terbuka.

Mielomeningokel merupakan tipe yang paling berat.

Ciri yang timbul yakni terdapat celah yang melewati beberapa tulang belakang pada bagian punggung tengah atau bawah.

Membran dan saraf tulang belakang terdorong melalui celah tersebut pada saat lahir.

Kemudian, terbentuk kantung pada bagian belakang bayi yang mengekspos jaringan dan saraf.

Hal ini membuat bayi menjadi rentan terhadap infeksi yang mengancam jiwa. (3)

  • Gejala atau Ciri


Gejala spina bifida berbeda-beda, tergantung jenisnya.

Spina bifida okulta jarang menimbulkan gejala karena tidak melibatkan saraf tulang belakang.

Tanda dari spina bifida okulta adalah terlihat sejumput rambut di punggung bayi baru lahir, atau ada lekukan (lesung) kecil di punggung bawah bayi baru lahir.

Berbeda dengan spina bifida okulta, kemunculan meningokel dan mielomeningokel ditandai dengan adanya kantung yang mencuat di punggung bayi.

Pada meningokel, kantung ini memiliki lapisan kulit tipis.

Pada mieomeningokel, kantung ini bisa muncul tanpa lapisan kulit sehingga cairan dan serabut saraf di dalamnya dapat langsung terlihat.

Selain adanya kantung di punggung bayi, penderita mielomeningokel yang baru lahir juga dapat mengalami sejumlah gejala di bawah ini:

  • Tidak dapat menggerakkan tungkainya sama sekali
  • Bentuk kaki, pinggul, atau tulang belakangnya tidak normal
  • Mengalami kejang
  • Mengalami gangguan berkemih (4)

Baca: Penyakit Lyme (Lyme Disease)

Baca: Down Syndrome

Baca: Stevens–Johnson Syndrome (SJS)

  • Pengobatan


Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya spina bifida adalah dengan menjaga kehamilan.

Asam folat, yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen dan dimulai setidaknya satu bulan sebelum konsepsi dan dilanjutkan sepanjang trimester pertama kehamilan.

Sangat penting untuk memastikan bahwa tubuh mengandung kadar asam folat yang cukup pada awal kehamilan untuk mencegah terjadinya spina bifida.

Pengobatan spina bifida bertujuan untuk meminimalisasi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Operasi menjadi pilihan utama untuk menangani spina bifida.

Langkah penanganan ini dapat dilakukan sebelum atau setelah bayi lahir. (5)



Nama Penyakit Spina Bifida
Jenis Penyakit Penyakit Saraf
Gejala atau Ciri Adanya masalah di tulang belakang yang menganggu saraf
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.klikdokter.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved