Penyakit Huntington

Penyakit Huntington termasuk penyakit saraf yang dapat menyebabkan penderita mengalami gangguan berpikir, bergerak, dan masalah kejiwaan.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penderita-penyakit-saraf.jpg
shutterstock
Ilustrasi penderita penyakit saraf

Penyakit Huntington termasuk penyakit saraf yang dapat menyebabkan penderita mengalami gangguan berpikir, bergerak, dan masalah kejiwaan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyakit Huntington merupakan penyakit keturunan yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan dalam berpikir dan bergerak.

Penyakit ini juga bisa menyebabkan penderitanya mempunyai gangguan kejiwaan.

Seseorang yang menderita penyakit ini akan mengalami kesulitan dalam beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pengobatan penyakit Huntington bertujuan untuk meredakan gejala dan akan disesuaikan dengan gejala yang dialami.

Penyakit Huntington merupakan dampak dari adanya gen yang cacat.

Gen ini diturunkan dari orang tua ke anak.

Meski begitu, kondisi ini berbeda dengan beberapa penyakit keturunan lainnya.

Di beberapa penyakit keturunan, gen cacat baru bisa diturunkan ke anak jika kedua orang tua memilikinya.

Namun pada penyakit Huntington, gen cacat sudah bisa diturunkan ke anak meski hanya salah satu orang tua saja yang memilikinya.

Dengan kata lain, anak memiliki potensi tinggi menderita penyakit Huntington jika salah satu orang tuanya menderita kondisi ini. (1)

Lebih lanjut, penyakit keturunan ini menyerang sel saraf tertentu pada otak.

Kerusakan otak ini akan makin memburuk seiring waktu dan dapat memengaruhi gerakan tubuh, fungsi kognitif otak (persepsi, kesadaran, pemikiran, penilaian), dan perilaku penderitanya. (2)

Baca: Penyakit Dermatitis Kontak

Baca: Epilepsi

Baca: Parkinson

  • Gejala dan Ciri


Penyakit ini dapat mengganggu kemampuan berpikir (kognitif) dan bergerak, serta mengalami gangguan kejiwaan.

Hal ini akan menimbulkan gejala yang beragam pada tiap pasien.

Beberapa gejala akibat terganggunya kemampuan kognitif pada penderita Huntington yaitu:

  • Lambat dalam memahami suatu maksud pembicaraan atau mengalami kesulitan menemukan kata yang ingin diucapkan
  • Sulit mengutamakan, mengatur, atau fokus pada suatu pekerjaan.
  • Kesulitan mempelajari suatu informasi
  • Tidak sadar terhadap perilaku dan kemampuan diri sendiri
  • Terus larut dalam satu pemikiran atau tindakan
  • Hilangnya kontrol terhadap satu tindakan, misalnya melakukan sesuatu secara impulsif (tanpa dipikir terlebih dahulu) atau tiba-tiba saja marah

Sedangkan gejala yang timbuk jika sensor gerak terganggu yaitu:

  • Mata yang bergerak lambat
  • Sulit berbicara atau menelan
  • Gangguan keseimbangan
  • Otot terasa kaku
  • Chorea, yakni gerakan menyentak atau menggeliat yang terjadi di luar kendali

Gejala penyakit Huntington umumnya muncul saat penderitanya berusia 30 sampai 40 tahun.

Namun, tidak menutup kemungkinan gejala penyakit Huntington sudah muncul diusia anak-anak atau remaja (di bawah 20 tahun). Kondisi itu disebut juvenile Huntington. (3)

Selain itu, depresi dianggap sebagai gangguan kejiwaan yang paling umum yang terkait dengan Huntington disease. (4)

Depresi tampaknya terjadi karena cedera otak dan perubahan dalam fungsi otak.

Tanda dan gejalanya adalah:

  • Perasaan mudah marah, sedih, atau apatis
  • Menarik diri dari situasi sosial
  • Insomnia
  • Kelelahan dan kehilangan energi
  • Terus-terusan berpikir tentang kematian, meninggal, atau bunuh diri

  • Pengobatan dan pencegahan


Pengobatan penyakit Huntington bertujuan untuk meredakan gejala yang muncul.

Penanganan untuk tiap gejala berbeda dan perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter saraf.

Untuk gejala gangguan bergerak, pasien akan diberikan obat sesuai dengan gejala yang muncul.

Misalnya untuk chorea, beberapa obat yang dapat diberikan adalah:

  • Obat antipsikotik, seperti haloperidol dan chlorpromazine
  • Levetiracetam
  • Clonazepam

Berbeda gejala gangguan kejiwaan yang timbul, berbeda pula obat yang diresepkan dokter.

Beberapa obat yang digunakan untuk meredakan gejala gangguan kejiwaan, meliputi:

  • Antidepresan, seperti escitalopram, fluoxetine, dan sertraline.
  • Antipsikotik, seperti quetiapine, risperidone, dan olanzapine.
  • Antikonvulsan, seperti carbamazepine dan lamotrigine.

Masing-masing obat dapat menimbulkan efek samping dan berpotensi memperburuk kondisi.

Oleh karena itu, penggunaan obat dan perawatan untuk penderita Huntington harus sesuai dengan anjuran dokter.

Selain obat-obatan, gejala penyakit Huntington juga dapat ditangani dengan terapi.

Tersedia banyak terapi yang bisa diterapkan dan masing-masingnya memiliki manfaat yang berbeda.

Dokter akan menentukan jenis terapi yang tepat dan sesuai dengan gejala yang pasien alami.

Sebagai contoh, jika pasien sulit mengendalikan emosi, maka dokter akan menganjurkan pasien mengikuti psikoterapi.

Dalam prosesnya, terapis akan membantu pasien dalam mengelola perilaku.

Bila muncul gangguan saat bergerak atau gangguan keseimbangan, maka dokter akan menganjurkan terapi lain, seperti fisioterapi atau terapi okupasi, untuk membantu pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Perlu diingat belum ada metode pengobatan yang secara pasti dapat mengatasi penyakit Huntington sepenuhnya. (5)

Baca: Aspergilosis

Baca: Hipertensi

Baca: Insomnia



Nama Penyakit Penyakit Huntington
Jenis Penyakit Penyakit Saraf
Gejala atau Ciri Adanya gangguan berpikir, bergerak, dan kondisi jiwa
Pengobatan Pemberian obat, Terapi, Konseling
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. hellosehat.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved