Hari Ini dalam Sejarah 3 Agustus 1492: Christopher Columbus Mulai Berlayar ke Dunia Baru 'Amerika'

Christopher Columbus sampai di Kepulauan Bahama di Benua Amerika saat berlayar mencari jalur laut ke Asia.


zoom-inlihat foto
peta-pelayaran-columbus.jpg
Wikimedia Commons/Keith Pickering
Peta pelayaran Columbus yang pertama

Christopher Columbus sampai di Kepulauan Bahama di Benua Amerika saat berlayar mencari jalur laut ke Asia.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penjelajah kelahiran Italia, Christopher Columbus, pada 3 Agustus 1492 memulai pelayarannya ke barat menuju wilayah yang kemudian dikenal sebagai Dunia Baru.

Christopher Columbus berangkat dari Palos de la Frontera, Spanyol, dengan tiga kapal bernama Nina, Pinta, dan Santa Maria yang diisi sembilan puluh kru.

Awalnya, Christopher Columbus berharap dapat menemukan jalur barat ke Timur Jauh.

Namun, Christopher Columbus kemudian justru mendarat di Kepulauan Bahama di sekitar Benua Amerika.

Pada pagi 12 Oktober 1942, seorang krunya melihat pulau dan para petualang itu mendarat di sana.

Columbus mengibarkan bendera pendukung pelayarannya, yakni Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dari Spanyol, di tempat itu.

Dia memutuskan kembali ke Spanyol tahun berikutnya karena menyangka telah sampai di Asia.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 2 Juni 1919 - Albert Einstein Nikahi Sepupunya Bernama Elsa Einstein

Columbus mendarat di Kepulauan Bahama pada 12 Oktober 1492
Columbus mendarat di Kepulauan Bahama pada 12 Oktober 1492 (Wikimedia Commons/Architect of the Capitol)

  • Sekilas Columbus


Christopher Columbus lahir pada 1451 di Republik Genoa, sekarang Italia.

Ketika berumur sekitar 20 tahun, dia pindah ke Lisbon, Portugal, kemudian pindah lagi ke Spanyol.

Pelayaran pertamanya ke Samudra Atlantik terjadi pada tahun 1476 dan hampir membunuhnya karena diserang privateer Prancis.

Ketika tinggal di Lisbon, dia menikahi Felipe Perestrello dan memiliki putra bernama Diego yang lahir tahun 1480.

Setelah pindah ke Spanyol, Columbus mengikuti berbagai ekspedisi ke Afrika dan mempunyai pengetahuan tentang arus Atlantik.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pertempuran Tsushima, Jepang Nyaris Hancurkan Semua Armada Laut Rusia

Christopher Columbus
Christopher Columbus (Wikimedia Commons/Metropolitan Museum of Art)

  • Pencarian jalur ke Timur Jauh


Kepulauan di sekitar Tiongkok dan India, terkenal dengan rempah-rempah dan emasnya sehingga menjadi tujuan banyak bangsa Eropa.

Namun, dominasi Muslim di rute perdagangan di Timur Tengah membuat perjalanan ke timur susah.

Columbus merancang rute berlayar ke barat melewati Atlantik agar dapat menuju Asia dengan aman.

Dia memperkirakan Bumi berbentuk bola dan jarak antara Kepulauan Canary dan Jepang adalah 2.300 mil.

Sayangnya, banyak ahli kelautan yang tidak menyetujuinya karena jarak kedua tempat itu sebenarnya sangat jauh,

Meski demikian, dia tetap berniat berlayar ke barat.

Dia mengusulkan pelayaran tiga kepal kepada Raja Portugis, Geno, dan Venice, tetapi ditolak.

Columbus kemudian mengajukan proposal ke penguasa Spanyol, Isabella dari Castille dan Ferdinand dari Aragon.

Meski awalnya menolak, mereka akhirnya menyetujui setelah Granada yang dikuasai Muslim jatuh pada Januari 1492.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Gerhana Matahari Total Mengonfirmasi Teori Relativitas Umum Albert Einstein

Mencapai Kepulauan Bahama di Benua Amerika

Columbus memakai tiga kapal bernama Nina, Pinta, dan Santa Maria.

Dia bertolak dari Palos, Spanyo, pada 3 Agustus 1492.

Awalnya, mereka memilih berlayar dulu ke selatan ke Kepulauan Canary karena ada angin barat di Azores.

Setelah sebulan di Canary, mereka bertolak dari Sebastián de la Gomera pada 6 September.

Dalam beberapa kesempatan pada September dan awal Oktober mereka melihat adanya tanaman yang terpaung di air dan beragam burung.

Ini menunjukkan bahwa ada daratan tidak jauh dari kapal mereka.

Namun, pada 10 Oktober, kru mulai kehilangan kesabaran dan mengeluh karena gagal mendarat.

Dua hari kemudian, terlihat pulau dari Pinta dan mereka berhasil mendarat di sana.

Pulau itu sekarang bernama Guanahani dan berada di Kepulauan Bahama, di sekitar Benua Amerika.

Columbus kemudian mengibarkan bendera kerajaan Spanyol di tempat itu.[4]

Mereka bertemu para pribumi yang bersedia bertukar beberapa barang.

Columbus dan krunya meneruskan perjalanan dan sampai di Kuba (yang disangkanya Tiongkok) dan Hispaniola (yang disangkanya Jepang).

Salah satu kapal, Santa Maria, rusak dan krunya membuat permukiman Villa de la Navidad.

Ada 36 orang yang tetap tinggal di sana.

Karena menyangka telah sampai ke Asia, dia memutuskan kembali ke Spanyol pada 1493 dan diterima dengan hangat.[5]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Christopher Columbus bertolak dari Spanyol menuju Benua Amerika
Pada 3 Agustus 1492
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved