Di Tengah Sentimen Anti-China, Samsung Mendulang Untung di India, Hampir Samai Pangsa Pasar Xiaomi

Posisi Samsung di India kini melonjak ke posisi nomor 2 dengan pangsa pasar mencapai 26% pada kuartal kedua 2020, tepat di belakang Xiaomi.


zoom-inlihat foto
samsung-galaxy-a30s-22.jpg
Samsung.com
Ilustrasi Samsung Galaxy A30S. Produk Samsung bertambah laris di India setelah ada sentimen anti-China di negara itu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hubungan China dan India yang memanas akibat konflik di perbatasan turut berdampak pada pangsa pasar ponsel pintar.

Di India, Samsung Electronics Co Ltd kini gencar melakukan promosi produknya di tengah gelombang anti-China di India.

Perusahaan ponsel pintar asal Korea Selatan itu berusaha mengalahkan dominasi Xiami Corp asal China.

Samsung menjadi satu-satunya produsen ponsel pintar non-China utama di India dan mendapat dukungan dengan adanya gelombang anti-China di India.

Menurut Counterpoint, posisi Samsung di India kini melonjak ke posisi nomor 2 dengan pangsa pasar mencapai 26% pada kuartal kedua 2020, tepat di belakang Xiaomi yang menguasai 29% pangsa pasar.

Sebelumnya, Samsung berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 16% pada kuartal sebelumnya.

Melansir dari Reuters, setelah menjadi pemimpin yang tak tertandingi di pasar ponsel pintar terbesar kedua di dunia, Samsung selama tiga tahun terakhir kehilangan pelanggannya dari India akibat kalah saing dengan merek-merek China, yang perangkatnya dianggap lebih baik.

Baca: Bakal Dirilis 5 Agustus, Beredar Bocoran Foto Fisik Samsung Galaxy Note 20, Lihat Penampakannya

Baca: Daftar Harga Smartphone RAM 6GB, 8GB, dan 12GB di Indonesia, dari Samsung, Xiaomi, hingga Oppo

Ilustrasi India dan China
Ilustrasi India dan China (Kolase Wikimedia)

Meski demikian, data Counterpoint menunjukkan, India masih menyumbang sekitar US$ 7,5 miliar pendapatan smartphone ritel tahunan untuk Samsung. Ini menjadikan India sebagai pasar terbesar perusahaan di luar Amerika Serikat.

Samsung sendiri telah membangun apa yang digambarkannya sebagai pabrik manufaktur ponsel terbesar di dunia di pinggiran New Delhi, di mana ia menguji perangkat baru untuk kemudian diekspor.

Kekuatan produksi itu, dan kemampuan Samsung untuk mencari banyak komponen secara internal, membantunya mendapatkan kekuatan di tengah pandemi.





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved