Setelah Borong Jet Tempur, India Kirim 35 Ribu Tentara ke Perbatasan China di Himalaya

India mengirim pasukan yang terdiri atas 35 ribu tentara ke perbatasan dengan China di Himalaya


zoom-inlihat foto
prajurit-tentara-india.jpg
Tauseef MUSTAFA / AFP
FOTO HANYA ILUSTRASI - Prajurit tentara India terlihat di dekat sebuah lokasi baku tembak di Ranbirgarh Panzinara di pinggiran Srinagar pada 25 Juli 2020. Seorang komandan utama kelompok militan Lashkar-E-Taiba termasuk di antara dua gerilyawan yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah pada Juli 25, kata pejabat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - India telah mengirim 35 ribu pasukan tambahan di sepanjang perbatasan Himalaya.

Pengiriman tentara ini berpotensi memicu ketegangan dengan China.

Langkah itu akan mengubah status quo di sepanjang Garis Kontrol Aktual 3.488 km yang tengah diperebutkan, seperti diberitakan Kontan, Kamis (30/7/2020).

Diketahui pemerintah India juga sudah mendatangkan jet tempur buatan Perancis, Rabu (29/7/2020).

Sebelumnya Dua puluh tentara India tewas dalam pertempuran pada 15 Juni lalu. Sejak itu, kedua belah pihak telah membawa ribuan tentara, senjata artileri dan tank ke wilayah tersebut.

“Sifat dari Line of Control, setidaknya di Ladakh, telah berubah selamanya,” kata Direktur think-tank yang berbasis di Delhi The United Service Institution of India yang juga pensiunan jenderal besar, kata B K Sharma.

FOTO HANYA ILUSTRASI - Prajurit tentara India terlihat di dekat sebuah lokasi baku tembak di Ranbirgarh Panzinara di pinggiran Srinagar pada 25 Juli 2020. Seorang komandan utama kelompok militan Lashkar-E-Taiba termasuk di antara dua gerilyawan yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah pada Juli 25, kata pejabat.
FOTO HANYA ILUSTRASI - Prajurit tentara India terlihat di dekat sebuah lokasi baku tembak di Ranbirgarh Panzinara di pinggiran Srinagar pada 25 Juli 2020. Seorang komandan utama kelompok militan Lashkar-E-Taiba termasuk di antara dua gerilyawan yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah pada Juli 25, kata pejabat. (Tauseef MUSTAFA / AFP)


Baca: Terjadi Pergeseran Geopolitik, Nigeria dan India Diprediksi Bakal Jadi Saingan Utama AS dan China

"Pasukan tambahan yang dikirimkan kedua pihak tidak akan mundur, kecuali ada pemulihan hubungan di tingkat politik tertinggi," ungkapnya.

Untuk saat ini, pertempuran telah berhenti.

Dan setelah beberapa putaran pembicaraan militer tingkat tinggi, Beijing mengatakan pasukan melepaskan diri di sebagian besar lokasi perbatasan.

"Saat ini kedua belah pihak secara aktif mempersiapkan putaran kelima perundingan tingkat komandan untuk menyelesaikan masalah-masalah luar biasa di lapangan," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada konferensi singkat di Beijing, Selasa.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved