Helikopter NASA - Ingenuity

Ingenuity adalah helikopter yang akan terbang dan mendarat di Mars untuk pertama kalinya


zoom-inlihat foto
ketika-helikopter-ingenuity-mars-milik-nasa-mencoba-uji-terbang-pertamanya-di-planet-merah.jpg
NASA/JPL-Caltech
Ketika Helikopter Ingenuity Mars milik NASA mencoba uji terbang pertamanya di Planet Merah, penjelajah Ketekunan Mars 2020 agensi akan dekat, seperti yang terlihat dalam konsep artis ini.

Ingenuity adalah helikopter yang akan terbang dan mendarat di Mars untuk pertama kalinya




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ingenuity merupakan helikopter buatan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Ingenuity diluncurkan ke Mars bersama robot penjelajah Perseverance, Kamis (30/7/2020).

Karenanya, helikopter ini akan menjadi helikopter pertama yang terbang dan mendarat di planet selain bumi.

Inguity memiliki bobot sekitar 1,8 Kg saja.

Namun, helikopter rakitan NASA ini telah dibekali teknologi canggih.

Baca: Satelit Jupiter - Io

Pada bulan Februari 2021, NASA Mars 2020 Perseverance dan Helikopter Ingenuity NASA (ditampilkan dalam konsep seniman) akan menjadi dua penjelajah terbaru agensi di Mars. Keduanya dinamai oleh siswa sebagai bagian dari kontes esai.
Pada bulan Februari 2021, NASA Mars 2020 Perseverance dan Helikopter Ingenuity NASA (ditampilkan dalam konsep seniman) akan menjadi dua penjelajah terbaru agensi di Mars. Keduanya dinamai oleh siswa sebagai bagian dari kontes esai. (NASA / JPL-Caltech)

  • Teknologi


Ingenuity menampilkan empat bilah serat karbon yang dibuat khusus, disusun menjadi dua rotor yang berputar berlawanan arah pada kecepatan 2.400 rpm.

Kecepatan itu berkali-kali lebih cepat daripada helikopter penumpang di Bumi.

Ingenuity juga memiliki sel surya yang inovatif, baterai, dan komponen canggih lainnya.

Baca: Titan

Konsep Helikopter Ingenuity Mars NASA terbang melintasi langit Planet Merah.
Konsep Helikopter Ingenuity Mars NASA terbang melintasi langit Planet Merah. (NASA / JPL-Caltech)

  • Helikopter Pertama di Mars


Atmosfer Mars membuat helikopter sulit mencapai daya angkat yang cukup untuk terbang.

Ingenuity harus lebih ringan agar bisa terbang.

Bilah rotor jauh lebih besar dan berputar lebih cepat dari pada helikopter dengan ukuran yang sama di bumi.

Cuaca juga menjadi tantangan tersendiri.

Suhu malam hari di Mars bisa mencapai minus 90 derajat celcius.

Namun, hal ini sudah diantisipasi oleh tim.

Mereka telah menguji dan percaya Ingenuity bisa terbang di mars.

Helikopter ini tidak akan dikendalikan dengan joystick dari bumi.

Jarak yang terlalu jauh akan menyebabkan terlalu banyak delay.

Ingenuity akan memiliki banyak otonomi untuk membuat keputusan sendiri tentang cara terbang dan bagaimana menjaga dirinya tetap hangat.

Baca: Aurora

  • Pemberian Nama


Siswa sekolah menengah Vaneeza Rupani dari Northport, Alabama, awalnya mengajukan nama Ingenuity untuk penjelajah Mars 2020.

Namun NASA lebih memilih nama Perseverance.

Tapi pejabat NASA mengakui pengajuan itu sebagai nama hebat untuk helikopter, mengingat betapa banyak pemikiran kreatif dalam helikopter tersebut.

"Kecerdasan dan kecemerlangan orang yang bekerja keras untuk mengatasi tantangan perjalanan antarplanet adalah apa yang memungkinkan kita semua mengalami keajaiban eksplorasi ruang angkasa," tulis Rupani.

"Kecerdikan (Ingenuity) adalah apa yang memungkinkan orang untuk mencapai hal-hal luar biasa."

Pada akhirnya, NASA menggunakan nama Ingenuity untuk helikopter mereka yang akan ikut ke Mars bersama Perseverance.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)

Artikel ini ditayangkan dari laman resmi NASA berikut.



Nama Ingenuity
Kategori Pesawat
Helikopter
Pembuat NASA
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved