Sebelum berpindah, Pablo Escobar memastikan lingkungan sekitar tak mengenalinya.
Jika ada orang yang mengetahui siapa dirinya, Pablo Escobar tak akan ragu untuk mencari tempat persembunyian baru.
Hingga kini, persembunyian tersebut tak pernah diketahui oleh keluarga Pablo Escobar yang lainnya.
Pablo Escobar rupanya juga sangat dihormati di, Medellin, terutama oleh orang-orang miskin.
Hubungannya dengan masyarakat begitu alami dan bekerja untuk menciptakan niat baik di antara orang-orang miskin di Kolombia.
Pablo Escobar juga banyak membangun lapangan sepak bola, lapangan multi-olahraga, juga membangun tempat-tempat ibadah.
Pada 2 Desember 1993, pasukan keamanan Kolombia berhasil menemukan Pablo Escobar yang tengah bersembunyi di sebuah rumah kelas menengah Medellin.
Namun ketika hendak ditangkap, Escobar melawan hingga terjadi baku tembak.
Ia kemudian ditembak mati ketika hendak melarikan diri di atap.
Sekitar 25.000 orang hadir dalam upacara pemakamannya.
Di tengah kaum miskin Medellin, ia dikenal sebagai seorang pria yang dermawan.
Baca: Pablo Escobar
Baca: Kisah Kejamnya Raja Narkoba Pablo Escobar, Mutilasi 49 Selir dalam 3 Hari karena Tuduhan Ini
Baca: Kisah Pablo Escobar, Pernah Bakar Uang 20 Miliar Demi Hangatkan Putrinya yang Hipotermia
(TRIBUNNEWSWIKI/Putradi/Widi/Magi)