TRIBUNNEWSWIKI.COM - Adakah diantara kalian yang belum mengenal sosok mafia narkoba legendaris dunia?
Lahir dengan nama Pablo Emilio Escobar Gaviria, mafia narkoba terkuat dunia ini dikenal dengan nama Pablo Escobar.
Pada 1989 majalah Forbes memperkirakan Pablo Escobar menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Tak main-main, total kekayaan bersih pribadi Pablo Escobar saat itu mencapai hampir 3 miliar dollar.
Kisah Pablo Escobar selalu diikuti dengan cerita kriminal tentang ayah dua orang anak ini.
Pablo Escobar telah memulai 'debut' aksi kriminalnya saat remaja.
Dirinya mencuri batu nisan untuk dijual ke pasar lokal.
Hingga akhirnya Pablo Escobar terlibat dalam banyak aksi kriminal bersama rekannnya, Oscar Benel Aguirre.
Keduanya melakukan penipuan di jalanan, menjual rokok selundupan, menjual tiket lotere palsu hingga melakukan pencurian mobil.
Awal 1970-an, Pablo Escobar bertindak sebagai pencuri dan pengawal.
Pablo Escobar disebut menghasilkan 100.000 ribu dollar dengan menculik seorang pejabat di Medellín dengan tebusan.
Baca: Waspada! BNN Sebut Ada Narkoba Dikemas dalam Bentuk Jajanan Anak Seperti Permen Jelly
Baca: Kokain
Pablo Escobar kemudian mulai bekerja dengan Alvaro Prieto.
Alvaro Prieto adalah seorang penyelundup yang beroperasi di sekitar Medellín, Kolombia.
Bekerja dengan Alvaro Prieto, Pablo Escobar mengumpulkan 1 juta peso kolombia pada usia 22 tahun.
Pada 1975 Pablo Escobar menjalankan bisnis kokain yang diekspornya ke Panama hingga Amerika Serikat.
Setelah bekerja sama dengan Carlos Lehder serta Jorge Ochoa, bisnis Pablo Ecobar dikenal dengan nama 'Kartel Medellin.
Kartel Medellin bersama Roberto Suárez Goméz kemudian mengekspansi jaringan ekspor kokain hingga negara-negara di Eropa dan Asia.
Berkat bisnis tersebut, Pablo Escobar telah mengumpulkan senilai 100 juta peso atau sekitar 3 juta dollar AS di bank.
Saat itu dirinya masih berusia 26 tahun.
Satu tahun kemudian yaitu pada 1976, Pablo Escobar menikah dengan Maria Victoria Henao yang masih berusia 15 tahun.
Pernikahan tersebut kemudian dikaruniai dua buah hati bernama Juan Pablo Sebastian Marroquin dan Manuela Escobar.
Pernah bakar uang
Meski lahir di Rionegro, Kolumbia pada 1 Desember 1949, Pablo Ecobar tumbuh di Kota Medellin.
Medellin kini seolah menjadi kota penuh kenangan akan aksi sang mafia narkoba, Pablo Escobar.
Bisnis kokain tersebut telah membuat Pablo Escobar hidup bergelimang harta.
Selama kejayaannya, Pablo Escobar mampu meraup 70 juta dollar AS per harinya atau sekitar 26 miliar dollar dalam setahun.
Kartel Medellin mampu menyelundupkan 15 ton kokain per hari dengan nilai lebih dari setengah miliar dolar ke Amerika Serikat.
Kartel terseut bahkan membelanjakan lebih dari 1.000 dollar per minggunya hanya untuk membeli karet gelang.
Karet tersebut digunakan untuk membungkus tumpukan uang tunai mereka dan menyimpan sebagian besar uang tersebut di gudang mereka.
Bahkan 10 persen dari uang tunai itu rusak hanya karena digerogoti oleh tikus di gudang mereka.
Namun ada pula kisah unik dari Pablo Escobar dimana dirinya harus membakar uang-uangnya.
Saat itu, dirinya dan keluarga sedang bersembunyi dari pihak berwenang di gunung Medellin.
Tiba-tiba putrinya, Manuela Ecobar mengalami hipotermia.
Melihat sang putri mengalami hipotermia, Pablo Escobar tidak ragu untuk membakar tumpukan uang sebanyak Rp 20 miliar agar Manuela tetap hangat.
Sang mafia yang tumbuh di tengah kemewahan itu juga menggunakan api tersebut untuk memasak.
Kisah itu diceritakan oleh sang putra, Juan Pablo Escobar yang telah mengganti namanya menjadi Sebastian Marroquin.
Sebastian Marroquin menceritakannya Majalah Don Juan yang kemudian diunggah oleh bussinesinsider.com.
Sebastian Marroquin yang kini menjadi seorang asitek dan penulis tersebut juga menceritakan kisah lainnya.
Pablo Escobar selalu berpindah setiap 48 jam di 15 lokasi persembunyian yang berbeda.
Hal itu dilakukan agar keberadaan Pablo Escobar dan keluarganya tak terlacak oleh kepolisian setempat.
Sebelum berpindah, Pablo Escobar memastikan lingkungan sekitar tak mengenalinya.
Jika ada orang yang mengetahui siapa dirinya, Pablo Escobar tak akan ragu untuk mencari tempat persembunyian baru.
Hingga kini, persembunyian tersebut tak pernah diketahui oleh keluarga Pablo Escobar yang lainnya.
Pablo Escobar rupanya juga sangat dihormati di, Medellin, terutama oleh orang-orang miskin.
Hubungannya dengan masyarakat begitu alami dan bekerja untuk menciptakan niat baik di antara orang-orang miskin di Kolombia.
Pablo Escobar juga banyak membangun lapangan sepak bola, lapangan multi-olahraga, juga membangun tempat-tempat ibadah.
Pada 2 Desember 1993, pasukan keamanan Kolombia berhasil menemukan Pablo Escobar yang tengah bersembunyi di sebuah rumah kelas menengah Medellin.
Namun ketika hendak ditangkap, Escobar melawan hingga terjadi baku tembak.
Ia kemudian ditembak mati ketika hendak melarikan diri di atap.
Sekitar 25.000 orang hadir dalam upacara pemakamannya.
Di tengah kaum miskin Medellin, ia dikenal sebagai seorang pria yang dermawan.
Baca: Pablo Escobar
Baca: Kisah Kejamnya Raja Narkoba Pablo Escobar, Mutilasi 49 Selir dalam 3 Hari karena Tuduhan Ini
Baca: Kisah Pablo Escobar, Pernah Bakar Uang 20 Miliar Demi Hangatkan Putrinya yang Hipotermia
(TRIBUNNEWSWIKI/Putradi/Widi/Magi)