Tuding Amerika Serikat Punya Niat Picu Perang Dingin, China: Kami Tak Tertarik

China ungkapkan tak tertarik terlibat perang dingin dengan Amerika Serikat (AS).


zoom-inlihat foto
china-militer-teknologi.jpg
Dokumen Kementerian Pertahanan China
ILUSTRASI China tak tertarik perang --- Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018).


China ungkapkan tak tertarik terlibat perang dingin dengan Amerika Serikat (AS).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - China menuduh Amerika Serikat (AS) punya niat memicu perang dingin.

Hal itu tak lepas dari beberapa politisi yang mencari kambing hitam demi meningkatkan dukungan jelang Pilpres AS november mendatang, seperti diberitakan Kontan, Kamis (30/7/2020).

Presiden AS Donald Trump mengidentifikasi China sebagai saingan utama Barat, dan menuduh Presiden Xi Jinping mengambil keuntungan atas perdagangan dan tidak mengatakan yang sebenarnya tentang wabah virus corona baru.

Ditanya, apakah dia melihat Perang Dingin yang baru, Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming menyebutkan, AS telah memulai perang dagang dengan China dan tidak akan ada pemenang dari pendekatan semacam itu.

"Bukan China yang bersikap tegas. Sisi lain Samudra Pasifik yang ingin memulai Perang Dingin baru di China, jadi kami harus menanggapinya," kata Liu kepada wartawan di London, Kamis (30/7), seperti dikutip Reuters.

"Kami tidak tertarik pada Perang Dingin, kami tidak tertarik pada perang apa pun," tegasnya.

Kambing hitamkan China

ILUSTRASI - Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
ILUSTRASI - Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (kompasiana.com)

Baca: Peneliti Sebut Hubungan China dan AS Tak Akan Pernah Dekat jika Tiongkok Semakin Maju

"Kita semua telah melihat apa yang terjadi di Amerika Serikat, mereka mencoba untuk mengkambinghitamkan China, mereka ingin menyalahkan China atas masalah mereka," ujar Liu.

"Kita semua tahu ini adalah tahun pemilihan".

Duta Besar China tidak menyebut nama calon Presiden Trump ataupun Joe Biden.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved