TRIBUNNEWSWIKI.COM – Warga Sunter Agung, Tanjung Priok Jakarta Utara melaksanakan pemotongan hewan kurban di bantaran rel kereta api, Jumat (31/7/2020).
Hal ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Bantaran rel di Sunter Agung menjadi lokasinya.
Panitia kurban Musala Nurul Yaqin mempersiapkan area pemotongan hewan kurban di pinggir rel yang berdekatan dengan Stasiun Ancol.
Dikutip dari Tribun Jakarta, beberapa tenda didirikan sebagai tempat menampung kambing dan sapi kurban sebelum dipotong.
Baca: Minum Air Lemon Bisa Atasi Pusing dan Mual karena Terlalu Banyak Makan Daging Kurban
Baca: Nabung 10 Bulan, Para Bocah di Bogor Ini Beli 4 Sapi Kurban Seharga Rp 100 Juta untuk Berbagi
Di tenda itu pula, pantia akan menyembelih hewan kurban hingga menjadi potongan daging yang siap didistribusikan.
Yang menjadi sorotan ialah, lokasi pemotongan hewan kurban ini benar-benar berada di sisi rel kereta api.
Warga yang berkerumun menyaksikan pemotongan hewan kurban pun harus berdiri memenuhi rel kereta.
Sehingga, ketika ada kereta yang melintas, warga setempat harus menyingkir dari rel ke tempat yang lebih aman selama beberapa saat.
Petugas keamanan dari PT KAI yang berjaga di sekitaran lokasi juga harus berteriak mengimbau warga untuk menjaga jarak aman ketika kereta hendak lewat.
Baca: Tips dan Cara Membuat Sate Kambing Empuk dan Lembut dari Daging Kurban Idul Adha
Baca: Tradisi Idul Adha di Berbagai Daerah di Indonesia, Ada Gamelan Sekaten hingga Tradisi Mepe Kasur
Lalu, ketika sudah tak ada lagi kereta melintas, warga akan berkerumun kembali di atas rel sembari menyaksikan kambing dan sapi dipotong.
Hal tersebut terulang beberapa kali dalam hitungan menit lantaran kereta-kereta dari arah Kampung Bandar menuju ke Tanjung Priok maupun sebaliknya terus melintas.
Ketua Panitia Kurban Musala Nurul Yaqin, Masruri menuturkan, bantaran rel kereta sudah menjadi lokasi rutin pemotongan hewan kurban selama bertahun-tahun.
Setiap Iduladha, penyembelihan kambing dan sapi sudah pasti menjadi tontonan bagi warga, tak peduli lokasinya cukup berbahaya.
Baca: Menu Sajian Idul Adha: Resep Gulai Kambing Tanpa Santan, Ganti dengan Bahan Ini
Baca: Hati-hati Tercemar Bakteri, Begini Cara Mengolah Daging Sapi Secara Sehat Saat Idul Adha
"Ini karena situasi dan kondisi seperti ini. Memang ini sudah tradisi," ucap Masruri saat ditemui di lokasi.
Menurut Masruri, keterbatasan lahan menjadi salah satu alasan dipakainya bantaran rel kereta api sebagai lokasi potong kurban.
Ia memastikan warga setempat sudah paham jadwal kereta melintas sehingga tak khawatir berkerumun di pinggir rel itu.
Adapun di Iduladha tahun ini, Musala Nurul Yaqin memotong sebanyak tiga ekor sapi dan 10 ekor kambing.
"Kebetulan memang ada hewan kurban dari warga yang mempercayakan ke musala kita.
Kita usahakan semaksimal mungkin," tutupnya.
(Tribunnewswiki.com/SO/Tribunjakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bantaran Rel di Sunter Agung Jadi Lokasi Potong Kurban, Warga Harus Bubar Sejenak saat Kereta Lewat