Diduduki oleh Israel, Peternakan Shebaa pernah diklaim oleh Lebanon.
PBB menganggap area ini sebagai bagian dari wilayah Suriah yang direbut oleh Israel dalam perang Timur Tengah 1967.
Pasukan Israel telah bersiaga di sepanjang perbatasan utara untuk mengantisipasi pembalasan Hizbullah atas pembunuhan salah satu anggotanya seminggu yang lalu buntut serangan Israel di Damaskus, ibukota Suriah.
"Pasukan Hizbullah menyusup ke wilayah Israel," kata Netanyahu.
Ia mengatakan Lebanon akan "membayar mahal" atas serangan Hizbullah di Israel pada masa lalu,
Netanyahu memperingatkan pemimpin kelompok itu, Sayyed Hassan Nasrallah, "untuk tidak mengulangi kesalahannya".
Baca: Buntut Serangan Israel ke Suriah, Gerakan Hizbullah Ancam Balas Dendam
Seorang juru bicara militer Israel melaporkan setidaknya tiga hingga lima militan Hizbullah ikut mengambil bagian dalam operasi itu dan telah kembali ke Libanon.
Tanggung Jawab
Netanyahu menyebut bahwa Lebanon dan Hizbullah harus bertanggungjawab atas insiden di perbatasan Isreal-Lebon di pertanian Shebaa, Senin (27/7/2020).
Netanyahu menegaskan bahwa organisasi yang didukung Iran ini untuk berhenti ikut campur urusan militer.
"Kebijakan kami jelas. Pertama, kami tidak akan mengizinkan Iran untuk ikut campur urusan militer di perbatasan kami dengan Suriah. Ini adalah kebijakan yang saya tetapkan bertahun-tahun yang lalu; kami menjunjungnya secara konsisten. Kedua, Lebanon dan Hizbullah akan memikul tanggung jawab atas serangan terhadap kami berasal dari wilayah Lebanon, ” katanya dalam pertemuan di Knesset, Israel.
Komentar Netanyahu berlangsung di tengah tingginya tensi militer di sepanjang perbatasan Israel.
“IDF (pasukan Israel) disiapkan untuk skenario (militer) apa pun. Kami aktif di semua arena demi keamanan Israel - baik dekat maupun jauh dari perbatasan, "katanya.
Saat kontak senjata berlangsung, Netanyahu mempersingkat pertemuan faksi Likud dan meninggalkan Yerusalem untuk menuju markas militer IDF di Tel Aviv.
Di sini ia ikut dalam memantau keamanan dan kontak senjata.
"Kami berada di tengah insiden keamanan yang serius," katanya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)