TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang istri hingga anak dianiaya seorang suami yang disebut sebagai anggota polisi.
Rekaman suara saat terjadi aniaya pun tersebar dai viral di media sosial.
Sebuah postingan seorang putri polisi bernama Aurellia Renatha viral di media sosial.
Postingan ini berisikan penganiayaan yang dialaminya bersama ibunya.
Dalam postingan tersebut Aurellia Renatha menyebut bahwa yang menganiaya mereka adalah ayahnya yang menjabat sebagai polisi.
Awalnya dugaan penganiayaan ini diceritakan oleh korban sendiri melalui akun media sosial Instagram @aurelliarenatha_.
Baca: Sosok Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Anak dan Istri karena Ketahuan Selingkuh Miliki Pangkat Kombes
Kemudian ceritanya kasus penganiayaan ini diunggah oleh akun Twitter @byunonabyun dan mengundang banyak antensi warganet.
Dalam postingan itu, korban pun mengaku diinjak dan dicakar oleh ayahnya, yang merupakan oknum polisi.
Dugaan penganiayaan ini terjadi karena isi pesan singkat ayahnya dengan seorang wanita yang diduga pelakor.
Baca: Kasus KDRT di Pamulang: Hanya Karena Uang Kembalian, Istri yang Diduga Hamil Tewas Dipukuli Suami
Ayah korban disebut merebut ponsel tersebut hingga berujung pada dugaan penganiayaan dan perusakan ponsel yang merekam kejadian tersebut.
"Sekarang hari Jumat, tanggal 24 Juli 2020, jam 10 malam. Aku habis dipukulin sama papa aku. Demi Allah aku ga boong ini kejadian bener2 barusan, aku, mamaku, dan @hdllinddh kita bertiga digebukin sama papaku dan barang buktinya dihancurin sama dia.. please lah bantu aku up ke @divpropampolri," kata Aurellia melalui akun Instagram-nya, Sabtu (25/7/2020).
Dia menyebut dalam postingannya tidak ada yang berani membantu dirinya saat meminta pertolongan lantaran ayahnya seorang polisi.
Baca: Suami Siksa Istri Selama 11 Jam hingga Meninggal, Akui Termakan Api Cemburu
"Makanya dalam surat laporanku ke @divpropampolri aku minta papaku diberhentikan sebagai anggota Polri karena dia selalu menyalahgunakan pangkat dan kekuasaannya buat nyakitin orang2, dzolim," unggahnya lagi.
"Bapak gue sampe nginjek2 gue, nyakar2 gue demi hp ini," tulis korban melalui akun Instagram-nya @aurelliarenatha_.
Aurellia kemudian me-mention akun @divpropampolri. "Halo @divpropampolri, bukannya polisi istrinya ga boleh dua ya?," ucapnya.
Di akun Instagram-nya Aurellia juga mengunggah momen saat dugaan kasus penganiayaan itu terjadi. Di situ terdengar ada keributan terjadi
"Kau Widodo kau pukul anakku, kurang ajar kau," kata seorang wanita dalam rekaman.
Baca: Suami Bacok Istri dan 4 Warga Hanya karena Telat Bawa Makanan, Akhirnya Tewas Dikeroyok Massa
"Rekam... rekam... biar-biar kuadukan kau ke Propam malam ini," lanjutnya. Kemudian keributan itu berlanjut dengan teriakan seorang wanita meminta tolong.
Dalam unggagan tersebut dia juga menuliskan bahwa kejadian tersebut benar-benar ia alami.
"Yg bilang blg aku pansos, aku ga pernah minta di follow sm siapapun jd bener2 yg follow aku skrg emg karena kemauan sendiri bukan karena aku minta.