PM Israel Benjamin Netanyahu: Hizbullah dan Lebanon Harus Tanggung Jawab Atas Serangan Ini

Netanyahu menegaskan bahwa organisasi yang telah didukung Iran ini untuk berhenti ikut campur urusan militer.


zoom-inlihat foto
pasukan-israel-bersiaga-di-perbatasan-lebanon-israel-3.jpg
JALAA MAREY / AFP
FOTO: Pasukan Israel bersiaga di perbatasan Lebanon-Israel


Diwartakan sebelumnya, sejumlah akun media sosial yang berkaitan dengan gerakan Hizbullah membuat pernyataan dengan nada ancaman balas dendam terhadap Israel.

Dipantau oleh Jerussalem Post, Selasa (21/7/2020), ratusan akun bergambar martir tersebut sedang berkabung berkat terbunuhnya anggota mereka di Suriah.

Sebuah akun di media sosial memperlihatkan para anggota Hizbullah mengendarai mobil -sebuah ikonik yang umum-, dan dilaporkan menuju ke Kubah Batu, Yerusallem.

Lebih jauh lagi, banyak akun terlihat mengutip ayat keagamaan pada momen duka atas kepergian anggota mereka, Ali Kamel Mohsin, mengutuk Israel dan mengucapkan pernyataan bernada ancaman balas dendam.

Sementara itu, media Al-Mayadeen -sebuah media pro-Hizbullah- menyebut Israel takut akan pembalasan.

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah melaporkan bahwa Israel sedang melakukan pengawasan.

Baca: Serangan Udara Israel ke Damaskus Suriah: 5 Orang Tewas, 4 Terluka

Foto ini diambil pada Maret 2020, saat para pendukung gerakan Hizbullah di Lebanon membawa peti mati pejuang kelompok yang tewas di Suriah, selama prosesi pemakaman mereka di pinggiran ibukota Lebanon, Beirut, pada tanggal 1 Maret 2020.
Foto ini diambil pada Maret 2020, saat para pendukung gerakan Hizbullah di Lebanon membawa peti mati pejuang kelompok yang tewas di Suriah, selama prosesi pemakaman mereka di pinggiran ibukota Lebanon, Beirut, pada tanggal 1 Maret 2020. (AFP)

Adapun Hizbullah turut memonitor media Israel, dan melalui medianya meminta agar negara tersebut bersiap.

"Jika darah dari martir membangunkan tidur kami, maka satu keyakinan kami bahwa akan datang kesempatan untuk membalas," kata sebuah pengguna media sosial.

Para pejuang Hizbullah merupakan satu di antara korban tewas dalam serangan Israel di Suriah.

Dalam setahun belakangan, beberapa kali Israel menyerang Suriah menggunakan pesawat tanpa awak.

Tewasnya Seorang Pejuang Hizbullah

Seorang pejuang Hizbullah tewas oleh serangan udara yang dilakukan Israel di dekat bandara Damaskus, Suriah.

Baca: Sempat Menolak Bantuan Asing, Gerakan Hizbullah di Lebanon Akhirnya Sepakat Pinjam Dana ke IMF

Sayyid Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah.
Sayyid Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah. (Wikimedia)

Korban bernama Ali Kamel Mohsen yang berasal dari wilayah selatan Lebanon.

Menurut sebuah sumber dari Hizbullah, kematiannya dianggap syahid lantaran berjuang untuk agama, dilansir Reuters, Rabu (22/7/2020).

Hizbullah, sebuah organisasi politik dan paramiliter kelompok Syiah sempat mengancam akan ada pembalasan di kemudian hari buntut terbunuhnya anggota mereka di Suriah.

Organisasi Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Israel, Kanada, dan Australia.

Sementara Iran aktif mendukung organisasi ini untuk melawan pengaruh barat di timur tengah.

Baca: Sempat Menolak Bantuan Asing, Gerakan Hizbullah di Lebanon Akhirnya Sepakat Pinjam Dana ke IMF

Asap mengepul menyusul serangan udara Israel yang menargetkan wilayah selatan ibukota Damaskus, pada 20 Juli 2020. Serangan Israel di ibukota Suriah ini melukai tujuh tentara Suriah, lapor media pemerintah.
Asap mengepul menyusul serangan udara Israel yang menargetkan wilayah selatan ibukota Damaskus, pada 20 Juli 2020. Serangan Israel di ibukota Suriah ini melukai tujuh tentara Suriah, lapor media pemerintah. (STR / AFP)

Serangan Udara di Israel

Setidaknya lima orang tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan Israel di dekat Damaskus, Suriah, dilaporkan Jerussalem Post, Selasa (21/7/2020).

Lima orang yang tewas adalah anggota militan pro-Iran.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved