AS Tuding China Jadi Mata-Mata dan Curi Kekayaan Intelektual, Minta Tutup Konsulat di Houston

Dugaan mata-mata dan pelucutan kekayan intelektual oleh China membuat Amerika Serikat meminta negara tersebut menutup konsulat di Houston.


zoom-inlihat foto
konsulat-china-di-houston-amerika-serikat.jpg
AFP
Orang-orang berkerumun di area depan Konsulat China di Houston, Amerika Serikat.


Produsen alat telekomunikasi Ericsson dari Swedia dan Nokia dari Finlandia merupakan di antara penerima manfaat paling cepat atas kampanye yang dipimpin AS melawan Huawei.

Kementerian Perdagangan China saat ini sedang mencari kontrol ekspor yang akan mencegah Nokia dan Ericsson mengirim produk yang dibuatnya di China ke negara lain.

Pembalasan itu akan menjadi skenario terburuk yang akan digunakan Beijing hanya jika negara-negara Eropa menyerang pemasok China dan melarang mereka dari jaringan 5G, mengutip laporan dari Journal.

UE sejauh ini tidak merekomendasikan larangan terhadap Huawei, tetapi telah mengeluarkan apa yang disebut "kotak peralatan" standar keamanan yang harus diterapkan oleh negara-negara anggota saat menggunakan pemasok yang dianggap berisiko tinggi untuk membangun jaringan 5G.

Sementara itu, pihak dari Nokia dan Ericsson tidak hingga kini belum berkomentar terkait hal ini.

 

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Artikel ini sebagian sudah tayang di Kompas.com dengan judul Tensi Meninggi, Ini Alasan AS Perintahkan China Tutup Konsulat di Houston, Texas.





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved