AS Mendakwa 2 Warga China Setelah Meretas Data Perusahaan Militer dan Penelitian Covid-19 Dunia

Amerika Serikat meminta China menutup konsulat di Houston, imbas dari dakwaan peretasan oleh warga China terhadap perusahaan-perusahaan dunia.


zoom-inlihat foto
union-de-america-y-republica-de-chinese.jpg
Kompas.com
Ilustrasi perseteruan antara Amerika Serikat dan China. Ketegangan hubungan kini tajam setelah AS mendakwa 2 warga China yang dituding telah meretas data covid-19 dan data militer.


Tayangan rekaman video memperlihatkan beberapa orang melemparkan yang terlihat seperti kertas ke dalam keranjang sampah.

Tidak diketahui siapa mereka.

Orang-orang tersebut kemudian terlihat menuang air ke dalam keranjang sampah itu. Layanan darurat kemudian dipanggil ke gedung konsulat pada Selasa (21/7/2020) malam.

Namun, kepolisian Houston mengatakan di Twitter bahwa anggota mereka "tidak diberi akses memasuki gedung" namun mereka melihat asap. Juru bicara pemerintah China, Wang Wenbin, tidak secara langsung menanggapi api di lahan konsulat.

Dia hanya mengatakan konsulat di Houston beroperasi secara normal.

 

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Artikel ini sebagian sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Retas kontraktor pertahanan dan peneliti corona, AS dakwa dua warga China.





Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
  • Film - Gudang Merica (2026)

    Gudang Merica adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved