TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) kaget sekaligus panik bukan kepalang melihat saldo di rekeningnya.
Wanita bernama Susanti Masita Sipahutar lemas ketika melihat isi saldonya hanya tersisa Rp 9.949.500.
Padahal, sebelumnya saldonya sekitar Rp 59 juta lebih.
"Total tabungan saya itu Rp 59 juta lebih. Makanya kaget sekali ketika melihat isi saldo berkurang Rp 50 juta," kata Susanti, dikutip dari TribunMedan.com.
Begitu mengetahui uang di saldonya raib Rp 50 juta, warga Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan ini lantas mendatangi kantor BRI Unit Simpang Kolam.
Di sana, Susanti protes kenapa uang di saldonya bisa raib hingga puluhan juta.
"Mereka (BRI Unit Simpang Kolam) bilang itu karena saya mengikuti program hadiah yang mereka buat kemarin," kata Susanti.
Baca: Muncul Kabar Viral Seluruh Nasabah Bank BRI Terima Rp 600 Ribu, Ini Penjelasan Kementerian Sosial
Sementara itu, Supervisor BRI Unit Simpang Kolam Percut Seituan Herman berdalih bahwa masalah ini sebenarnya miskomunikasi saja.
Katanya, uang milik Susanti tetap ada Rp 59 juta. Tabungannya tidak berkurang sama sekali.
"Mungkin ini miskomunikasi. Kemarin (saat menawarkan program hadiah) waktu kami terlalu sempit.
Terlalu banyak nasabah," kilah Herman.
Ia mengatakan, saat Susanti datang ke kantor BRI Unit Simpang Kolam, jumlah nasabah yang hadir membludak.
Sehingga dirinya tidak sempat menjelaskan secara detail konsekuensi yang bakal ditanggung Susanti.
"Saya pikir kemarin sudah dijelaskan teller," kata Herman.
Berkaitan dengan kasus ini, Susanti masih merasa kesal.
Dia menilai pegawai BRI Unit Simpang Kolam tidak becus dalam bekerja.
Jikalau program hadiah yang ditawarkan bank itu ada konsekuensinya, maka pihak bank harus memberikan penjelasan.
Bukan malah mengambil tindakan sepihak saja.
"Saya sama sekali tidak diberi tahu soal program itu.
Mereka (pegawai BRI) hanya bertanya, ibu mau hadiah," kata Susanti.