Pembelajaran Jarak Jauh Masih Berlanjut, Berikut 7 Hal yang Harus Diperhatikan Guru dan Murid

Pembelajaran jarak jauh masih akan terus diterapkan, berikut 7 hal yang harus diperhatikan guru dan murid.


zoom-inlihat foto
pembelajaran-di-korea-selatan.jpg
World Top 20
Terdapat 7 hal yang harus diperhatikan guru dan murid selama pembelajaran jarak jauh.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kemendikbud telah mengambil keputusan menjelang memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 terkait proses belajar mengajar.

Selama pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk melakukan proses belajar mengajar di rumah.

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim sebelumnya telah menyebut bahwa proses pembelajaran jarak jauh akan dilanjutkan meski pandemi Covid-19 telah selesai.

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh ini membuat orangtua dan guru mampu lebih mengenal teknologi.

Sementara itu, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, pembelajaran jarak jauh juga harus diimbangi dengan beberapa hal.

Terdapat 7 hal yang harus diperhatikan guru dan murid agar proses belajar dan mengajar berjalan dengan baik.

Baca: Kemendikbud Tetapkan 13 Juli 2020 Sebagai Awal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru SD, SMP, & SMA/SMK

Baca: Isu Reshuffle Kabinet, Tiga Menteri Dikabarkan Akan Diganti: Menkes, Menparekraf dan Mendikbud

Berikut 7 hal yang harus diperhatikan, dikutip dari Kompas.com :

1. Bagi guru dan murid harus memahami cara pengoperasian alat-alat teknologi yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh.

2. Para guru dapat membagi kelas menjadi kelompok belajar yang kecil dan melakukan diskusi kerja kelompok sehingga proses belajar akan lebih efektif.

3. Guru dan murid sepakat mengerjakan tugas kelompok dan menciptakan tantangan atau lomba yang memerlukan kolaborasi.

4. Alokasikan waktu untuk murid-murid yang tertinggal atau kurang memahami sesi pelajaran.

5. Para guru harus fokus pada subjek pembelajaran agar dapat membantu kemampuan para murid untuk sukses dalam mata pelajaran.

6. Apabila cara mengajar belum maksimal, para guru dapat memodifikasi cara mengajar agar lebih mudah dipahami para murid.

7. Para guru harus dapat membuat suasana belajar dan mengajar di sesi online menyenangkan bagi para murid.

Mendikbud Nadim Makarim menjelaskan arah kebijakan pendidikan Merdeka Belajar dalam Rapat Koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2019)
Mendikbud Nadim Makarim menjelaskan arah kebijakan pendidikan Merdeka Belajar dalam Rapat Koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2019) (DOK. KEMENDIKBUD)

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan akan tetap memberlakukan pembelajaran jarak jauh meski pandemi Covid-19.

Metode pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah ini bisa diterapkan secara permanen.

Hal ini disebut sebagai bentuk pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan jadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020), seperti dikutip dari Wartakotalive.com.

Baca: Mendikbud Akan Permanenkan Pelaksanaan Belajar dari Rumah Meski Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Baca: Kenakan Seragam Sekolah, Para Orangtua Gelar Demo Terkait PPDB Jakarta di Depan Gedung Kemendikbud

Pembelajaran jarak jauh ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah untuk melakukan berbagai macam model kegiatan belajar.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tuturnya.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved