Setelah itu, masukkan NIK peserta.
Data pemegang KIPK yang akan mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di tiga lokasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya mencapai 7.924 orang.
Rinciannya sebagai berikut:
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 2.744 peserta
- Universitas Pembangunan “Veteran” (UPN) Jawa Timur: 786 peserta
- Universitas Airlangga (Unair) Surabaya: 4.394 peserta.
Dari total jumlah peserta 7.924 orang itu, sebanyak 4.754 merupakan pemegang KIPK warga Surabaya.
Sedangkan sisanya, merupakan warga dari luar Surabaya.
“Ketika para calon mahasiswa ini yang hasil rapid test reaktif, maka tidak diperkenankan mengikuti UTBK dan akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti ujian. Kalau itu warga Surabaya kita sudah punya standar prosedur, maka kita tempatkan ke hotel dulu untuk isolasi mandiri,” ujar Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, dilansir laman Surabaya.
Rapid test di daerah
Sementara itu, Humas LTMPT Anwar Effendi menjelaskan kebijakan menggunakan rapid test sebagai syarat peserta mengikuti ujian tidak berlangsung di semua daerah.
"Masing-masing daerah beda kebijakan," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2020).
Baca: H-1 Pelaksanaan UTBK 2020, Ini Perlengkapan dan Protokol Kesehatan yang Harus Dipahami Peserta
Baca: Catat, Berikut Protokol Pelaksanaan Tes UTBK-SBMPTN 2020 dari LTMPT
Ia melanjutkan, prinsipnya peserta mengikuti UTBK di daerahnya atau domisilinya masing-masing.
Akan tetapi, jika tidak dapat melakukan ujian di domisilinya, peserta wajib menghubungi Pusat UTBK tempat tes.
"Peserta yang tidak bisa ikut ujian sesuai jadwal, karena alasan protokol kesehatan, silakan menghubungi Pusat UTBK tempat tes," kata Anwar.
Data dari Pusat UTBK nantinya akan disampaikan ke LTMPT untuk ditindaklanjuti dengan penjadwalan ulang.
Jika peserta belum mengetahui alamat Pusat UTBK, peserta bisa mengeceknya di laman UTBK: ltmpt.ac.id.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bersiap UTBK, Ini Cara dan Syarat Mendapatkan Rapid Test Gratis di Surabaya"