Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya

Humas LTMPT menjelaskan kebijakan menggunakan rapid test sebagai syarat peserta mengikuti UTBK 2020 tidak berlangsung di semua daerah


zoom-inlihat foto
perawat-indonesia-diusulkan-pns.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas medis mengambil sample darah pedagang saat Rapid Test virus corona atau Covid-19 di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Baru-baru ini diumumkan bahwa rapid test digunakan sebagai syarat peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya.

Opsi lain jika tidak melakukan rapid test adalah melakukan tes swab.

Hal tersebut  diatur dalam surat edaran Nomor 421.4/5853/436.8.4/2020 yang ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan mulai diedarkan Kamis (2/7/2020).

Pelaksanaan Ujian masuk perguruan tinggi negeri yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sendiri akan digelar dalam dua tahap.

Untuk UTBK tahap pertama akan dimulai pada besok, Mingg (5/7/2020) hingga 14 Juli mendatang.

Kemudian tahap keduaakan berlangsung pada 20-29 Juli.

Dilansir oleh Kompas.com, peserta UTBK-SBMPTN 2020 wajib menunjukkan uji rapid test dengan hasil nonreaktif atau tes swab dengan hasil negatif yang dikeluarkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian kepada panitia.

Akan tetapi Surabaya memberikan keringanan bagi peserta yang membutuhkan rapid test.

Baca: Besok Pelaksanaan UTBK 2020, Peserta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Sebelum hingga Sesudah Ujian

Baca: LTMPT Kembali Perpanjang Batas Akhir Cetak Ulang Kartu Peserta UTBK-SBMPTN 2020, Simak Rinciannya

Surabaya menggratiskan rapid test bagi peserta KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) dan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

"Iya pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Dinkes," kata Jefri Humas Pemkot kepada Kompas.com, Sabtu (4/7/2020).

Pelaksanaan rapid test gratis 

Mengutip laman resmi pemkot Surabaya, rapid test gratis di Surabaya untuk peserta UTBK dilaksanakan pada Sabtu-Rabu (4-8 Juli 2020) pukul 09.00-12.00 WIB.

Pelayanan rapid test itu bisa dilakukan di seluruh puskesmas di Surabaya yang jumlahnya 63 puskesmas.

Juga bisa dilakukan di lokasi PTN tempat berlangsungnya UTBK.

Sementara itu lokasi rapid test salah satunya bisa dilihat di instagram resmi ITS:

Pemkot Surabaya menyiapkan sekitar 10.000 rapid test gratis untuk peserta yang memenuhi syarat.

Berikut ini syarat untuk mendapatkan rapid test gratis di Surabaya:

  • Fotokopi KTP Surabaya
  • Fotokopi kartu peserta UTBK
  • Fotokopi KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah)
  • Masuk data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah)

Baca: Peserta UTBK-SBMPTN 2020, Berikut Protokol Lengkap A sampai H Pelaksanaan UTBK yang Harus Kamu Tahu

Baca: Persiapan Tes, Simak Tips Mengerjakan Soal TPS UTBK-SBMPTN 2020

Cara mengecek MBR

Lalu bagaimana caranya mengecek Anda masuk MBR atau tidak?

Anda bisa mengunjungi laman berikut: https://epemutakhirandata.surabaya.go.id/mbr.

Setelah itu, masukkan NIK peserta.

Data pemegang KIPK yang akan mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di tiga lokasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya mencapai 7.924 orang.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 2.744 peserta
  • Universitas Pembangunan “Veteran” (UPN) Jawa Timur: 786 peserta
  • Universitas Airlangga (Unair) Surabaya: 4.394 peserta.

Dari total jumlah peserta 7.924 orang itu, sebanyak 4.754 merupakan pemegang KIPK warga Surabaya.

Sedangkan sisanya, merupakan warga dari luar Surabaya.

“Ketika para calon mahasiswa ini yang hasil rapid test reaktif, maka tidak diperkenankan mengikuti UTBK dan akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti ujian. Kalau itu warga Surabaya kita sudah punya standar prosedur, maka kita tempatkan ke hotel dulu untuk isolasi mandiri,” ujar Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, dilansir laman Surabaya.

Rapid test di daerah

Sementara itu, Humas LTMPT Anwar Effendi menjelaskan kebijakan menggunakan rapid test sebagai syarat peserta mengikuti ujian tidak berlangsung di semua daerah.

"Masing-masing daerah beda kebijakan," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Baca: H-1 Pelaksanaan UTBK 2020, Ini Perlengkapan dan Protokol Kesehatan yang Harus Dipahami Peserta

Baca: Catat, Berikut Protokol Pelaksanaan Tes UTBK-SBMPTN 2020 dari LTMPT

Ia melanjutkan, prinsipnya peserta mengikuti UTBK di daerahnya atau domisilinya masing-masing.

Akan tetapi, jika tidak dapat melakukan ujian di domisilinya, peserta wajib menghubungi Pusat UTBK tempat tes.

"Peserta yang tidak bisa ikut ujian sesuai jadwal, karena alasan protokol kesehatan, silakan menghubungi Pusat UTBK tempat tes," kata Anwar.

Data dari Pusat UTBK nantinya akan disampaikan ke LTMPT untuk ditindaklanjuti dengan penjadwalan ulang.

Jika peserta belum mengetahui alamat Pusat UTBK, peserta bisa mengeceknya di laman UTBK: ltmpt.ac.id.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bersiap UTBK, Ini Cara dan Syarat Mendapatkan Rapid Test Gratis di Surabaya"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved