TRIBUNNEWSWIKI.COM - Calon peserta didik di Jawa Tengah segera bisa mengetahu status kelulusan pendaftaran.
Hasil PPDB Jateng untuk SMA/SMK bakal diumumkan pada Selasa (30/6/2020), selambat-lambatnya pukul 23.55 WIB.
Cara mengecek pengumuman:
- Masuk atau login pada website resmi PPDB Jateng ppdb.jatengprov.go.id
- Pilih jenjang atau jalur PPDB
- Masukkan Nomor Pendaftaran yang berjumlah 14 Digit oada kolom pencarian
- Kemudian klik 'Enter'
- Setelah itu secara otomatis akan tampil hasil pengumuman PPDB, jika peserta lolos akan dinyatakan 'DITERIMA' di sekolah yang dituju, namun jika tidak akan tertulis 'TIDAK DITERIMA'.
Diberitakan Tribunnews.com, bagi peserta yang dinyatakan lolos harus melakukan daftar ulang di sekolah yang dituju pada 1-3 Juli 2020, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Hari pertama masuk sekolah akan berlangsung mulai 13-18 Juli 2020.
Terapkan Double Check
Baca: Banyak Tuai Polemik, Ini 3 Hal PPDB Jakarta yang Disebut Tak Sesuai Permendikbud No 44 Tahun 2019
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Jawa Tengah Tahun 2020 telah ditutup Kamis (25/6/2020) pukul 16.00 WIB.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, per 25 Juni 2020 pendaftaran PPDB ditutup.
Namun, proses verifikasi secara sistem tetap berjalan. Sistem melakukan sortir terhadap data-data ganda dan mengeliminasinya.
Selain itu, seleksi dilakukan oleh sekolah-sekolah, dengan melakukan verifikasi langsung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Jumeri mengatakan, verifikasi akan dilakukan secara berlapis.
Ia menyebut, verifikasi dilakukan dengan sistem dan verifikasi faktual pada 1-8 Juli 2020 saat daftar ulang.
“Verifikasi kami lakukan berulang double check (pada 22-30 Juni), kemudian tanggal 1-8 Juli kami lakukan verifikasi lagi. Apabila ditemukan ada kesalahan data maka akan di-kick,” tegas Jumeri seperti dilansir oleh Kompas.com.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, pendaftar PPDB 2020 mencapai 594.804 orang.
Sementara, daya tampung SMA dan SMK tahun ini adalah 208.215 orang, terdiri dari SMA 111.547 orang dan SMK 96.668 orang.
Jumlah itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 216.156 orang.
Jumeri mengatakan, PPDB tahun ini sangat berat lantaran proses pelengkapan data dilakukan dengan daring.
Oleh karenanya, ia memperkirakan akan banyak warga yang protes.
“Yang dicoret bisa saja menuntut, namun kita siap bila digugat,” tutup Jumeri.
Ancaman Ganjar Pranowo
Baca: PPDB Jateng Dimulai 17 Juli, Ganjar Pranowo: Hati-hati Isi Data, Jika Tak Jujur Siswa Akan Dicoret