Password Kurang Aman, Webinar Zoom Sosialiasi Pilkada KPU di Sumatera Barat Disusupi Video Asusila

Webinar sosialisasi Pilkada Sumatera Barat via Zoom bocor dan disusupi video asusila akibat kelengahan penyelenggara soal keamanan password.


zoom-inlihat foto
zoom-rapat.jpg
Instagram/pramonoanung
Suasana rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menterinya, Senin (16/3/2020) via Zoom.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aplikasi Zoom saat ini masih menjadi andalan banyak masyarakat dunia untuk menggantikan interaksi dengan banyak orang.

Rapat bisnis, sekolah hingga pertemuan resmi negara pun masih banyak dilakukan dengan Zoom.

Namun, penggunaan Zoom juga perlu diperhatikan dengan seksama, terutama terkait keamanan.

Jika teledor, maka rapat atau pertemuan yang bersifat resmi atau penting bisa jadi terganggung oleh penyusup, atau yang diistilahkan dengan Zoombombing.

Kegiatan Webinar sosialisai Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) melalui Zoom disusupi video cabul, pada Senin (22/6/2020).

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani menduga, pelaku berasal dari luar negeri.

"Masuknya video itu di akhir-akhir kegiatan sudah mau selesai."

"Pertama itu suara lagu-lagu. Kemudian host mencoba mencari sumber lagu tersebut, setelah itu barulah masuk video itu," ujar Izwaryani pada Selasa (23/06/2020).

Baca: Pilkada Digelar di Tengah Pandemi, Begini Cara Pemungutan Suara Bagi Pasien Covid-19

Baca: Pilkada Sebentar Lagi, Komnas HAM: Jika KPU dan Pemerintah Ragu, Sebaiknya Ditunda

Baca: Jelang Pilkada, Mendagri Imbau Masyarakat Kritisi Kepala Daerah yang Tak Efektif Tangani Covid-19

Ilustrasi kotak suara pemilihan umum.
Ilustrasi kotak suara pemilihan umum. (Tribunnews.com)

Izwaryani menduga orang yang sengaja menayangkan video porno tersebut berasal dari luar negeri.

Sebab, ada nama-nama asing yang menjadi peserta webinar.

"Kayaknya orang dari luar negeri karena ada nama-nama seperti dari luar negeri yaitu Jonatan, Tania dan nama lainnya," katanya.

"Sebenarnya kasus seperti ini jika kita lihat di media sudah banyak."

"Saya baca di media bahkan kegiatan Wapres melalui webinar juga disusupi kejadian seperti itu," lanjutnya.

Akibat tidak selektif memilih peserta Kedepannya kata Izwaryani pihak KPU Sumbar akan lebih selektif dalam memilih peserta Webinar.

"Webinar itu password-nya disebar bebas. Jadi siapa saja bisa mengaksesnya."

"Kedepannya harus mendaftar dulu agar tidak kembali terjadi," ujarnya seperti dikutip dari laman Kompas.com.

Webinar KPU Sumbar itu bertujuan untuk mensosialisasikan PKPU Nomor 5 2020 tentang perubahan ketiga PKPU 15 2019 tahapan, program, jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020.

Zoom.
Zoom. (AFP)

Jadwal pendaftaran calon dari partai

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat Amnasmen mengakui penundaan jadwal Pilkada serentak 2020 dari 23 September menjadi 9 Desember 2020.

Amnasmen mengatakan penundaan itu dikarenakan adanya wabah Covid-19 sehingga ada sejumlah tahapan Pilkada Sumbar yang sempat tertunda seperti verifikasi faktual calon perorangan.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved