Ini Alasan Tentara China dan India Tak Gunakan Senjata Api dalam Insiden di Perbatasan Himalaya

Meski terlibat bentrok di perbatasan, tentara India dan China tak gunakan senjata api, ini alasannya


zoom-inlihat foto
tentara-china-di-perbatasan-india.jpg
AFP via BBC
Tentara China di perbatasan India


TRIBUNNEWSWIKI.COM - India dan China sama-sama tak menggunakan senjata api dalam insiden di Himalaya, Senin (15/6/2020).

Hal itu karena kedua negara memiliki perjanjian bilateral, seperti diberitakan BBC.com, Sabtu (20/6/2020).

Perjanjian itu memiliki sejarah panjang.

Konflik India-China yang saling klaim perbatasan telah melahirkan Garis Kontrol Aktual (LAC) sepanjang lebih dari 3.440 kilometer.

Selanjutnya, mereka membuat perjanjian pada tahun 1996.

Dalam perjanjian itu, berbunyi, "tidak ada pihak yang akan menembak ... melakukan operasi ledakan atau berburu dengan senjata atau bahan peledak dalam jarak dua kilometer dari Garis Kontrol Aktual".

Kronologi Kejadian

FOTO: Anggota Persatuan Pelajar Nasional India (NSUI) memegang poster Presiden Cina Xi Jinping yang terbakar sebagian saat demonstrasi anti-Tiongkok di Ahmedabad pada 18 Juni 2020.
FOTO: Anggota Persatuan Pelajar Nasional India (NSUI) memegang poster Presiden Cina Xi Jinping yang terbakar sebagian saat demonstrasi anti-Tiongkok di Ahmedabad pada 18 Juni 2020. (SAM PANTHAKY / AFP)

Setidaknya, 20 tentara India terbunuh dalam sebuah insiden Senin (15/6/2020) malam waktu setempat.

Diberitakan BBC, peristiwa ini terjadi di Lembah Galwan, bagian dari wilayah Ladakh yang menjadi sengketa kedua negara.

China menuduh pasukan India melewati perbatasan dua kali.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved