Gelombang Kedua Covid-19, Negara Asia Mana yang Paling Berisiko?

Kunci menghadapi gelombang kedua menurut ahli: identifikasi kasus secara cepat, menguji mereka yang berisiko dan mempertahankan pengawasan yang baik


zoom-inlihat foto
ilustrasi-tes-covid-19.jpg
Tribun Palu
Ilustrasi tes Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona yang kembali muncul di China telah mengirimkan gelombang ketakutan dunia terhadap  gelombang kedua infeksi Covid-19, terutama di negara-negara yang telah berhasil mengendalikan pandemi tersebut dan bergerak maju untuk membuka kembali ekonomi mereka yang babak belur.

Beberapa negara Asia yang telah melonggarkan pembatasan dan melanjutkan beberapa tingkat kegiatan ekonomi, seperti Jepang dan Korea Selatan.

Wabah Covid-19 kedua di China berpusat di Beijing, dengan sedikitnya 184 kasus baru dilaporkan sejak pekan lalu.

Dilansir oleh South China Morning Post, terkait kesiapan dalam menghadapi gelombang kedua virus corona, para ahli umumnya setuju bahwa pemerintah daerah tampaknya lebih siap untuk menghadapinya setelah pengalaman substantif yang mereka kumpulkan dalam mengatasi wabah pandemi awal.

Namun, para analis juga menunjukkan bahwa tantangan tetap ada.

Terutama dalam menjaga kewaspadaan dan memastikan bahwa kelompok-kelompok kecil terkendali dengan cepat sehingga mereka tidak akan berubah menjadi infeksi yang lebih besar dan lebih tidak terkendali.

India, Pakistan, Indonesia

Paul Ananth Tambyah, presiden Masyarakat Mikrobiologi Klinik dan Infeksi Asia-Pasifik mengatakan, negara dan komunitas yang paling berisiko terkena gelombang kedua adalah mereka yang mengalami kasus penularan lokal yang berkelanjutan, dengan jumlah harian dalam ratusan atau ribuan.

“Meskipun dapat dikatakan bahwa ini masih merupakan ujung dari gelombang pertama, kemungkinan ada banyak rantai transmisi di negara-negara yang belum terputus,” kata Tambyah seperti dikutip dari SCMP.

Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020.
Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020. (Prakash SINGH / AFP)

Baca: Hadapi Gelombang Kedua Pandemi Covid-19, Pemerintah Akan Lakukan Tiga Strategi Ini

Baca: Virus Corona Ditemukan di Papan Pemotongan Ikan di Pasar Beijing, China Hadapi Gelombang Kedua?

INegara-negara dengan infeksi tinggi yang disinggung oleh Tambyah diantaranya adalah India, Pakistan, dan Indonesia.





Halaman
1234
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved