Mantan Pejabat AS Beberkan Hubungan Khusus Trump dan Xi Jinping: Minta Bantuan Agar Menang Pemilu

AS-China tengah memanas, tapi orang ini sebut Trump kerja sama dengan Xi Jinping agar menang pemilu


zoom-inlihat foto
donald-trump-dan-xie-jinping-123.jpg
Wikimedia Commons
Donald Trump dan Xie Jinping.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hubungan Amerika Serikat dan China kini tengah memanas.

Kedua negara santer berbalas tudingan sejak pandemi Covid-19 melanda dunia.

Akan tetapi pengakuan mengejutkan dibuat oleh Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, seperti diberitakan Washington Post, Kamis (18/6/2020).

John Bolton mengklaim, Trump berafiliasi dengan Presiden China Xi Jinping agar menang dalam Pemilu AS.

Jika klaim ini benar, maka keadaan menjadi klise.

Pasalnya Trump dan Xi yang sering serang di media, justru punya hubungan khusus di belakang.

Baca: UU tentang Uighur Diteken oleh Donald Trump, Reaksi China: Kami Akan Ambil Tindakan Balasan

Baca: Donald Trump Disebut ‘Meminta’ Xi Jinping untuk Membantunya Memenangkan Pemilu 2020

ILUSTRASI - Arsip foto memperlihatkan Presiden AS, Donald Trump, tersenyum saat akan menyampaikan pidato pembukaan pada Upacara Wisuda Akademi Militer AS 2020 di West Point, New York, 13 Juni 2020. Donald Trump berusia 74 tahun pada 14 Juni 2020.
ILUSTRASI - Arsip foto memperlihatkan Presiden AS, Donald Trump, tersenyum saat akan menyampaikan pidato pembukaan pada Upacara Wisuda Akademi Militer AS 2020 di West Point, New York, 13 Juni 2020. Donald Trump berusia 74 tahun pada 14 Juni 2020. (Photo by Nicholas Kamm / AFP)

Pertama, John Bolton membahas soal pembelian produk pertanian AS oleh China.

Menurutnya, Trump meminta hal itu pada Xi Jinping dalam sebuah jamuan makan malam tahun lalu.

Konon hal itu bisa membantu mendongkrak suara untuk Trump.

"Dia menekankan pentingnya petani, dan meningkatkan pembelian kedelai dan gandum di China dalam hasil pemilihan," kata Bolton.

Klaim-klaim itu diungkapkan Bolton dalam sebuah buku yang dijadwalkan dirilis pada minggu depan.

"Dia kemudian, secara menakjubkan, mengalihkan pembicaraan ke A.S. yang akan datang pemilihan presiden, mengacu pada kemampuan ekonomi China untuk mempengaruhi kampanye yang sedang berlangsung, memohon kepada Xi untuk memastikan dia akan menang," Bolton menulis.

ILUSTRASI - Presiden Cina Xi Jinping berpidato di pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia pada hari Senin. Foto: AFP
ILUSTRASI - Presiden Cina Xi Jinping berpidato di pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia pada hari Senin. Foto: AFP (AFP)

Baca: Konflik India-China: Pasca Bentrok 3 Hari, Pasukan China Bebaskan 10 Tentara India

Diberitakan Tribunnews.com, buku ini menjadi perdebatan panjang antara John Bolton dengan Gedung Putih.

Trump bahkan telah meminta pemerintah mencabut pendapatan Bolton dari buku itu serta menghentikan penerbitannya.

Pasalnya apa yang ia tulis memang cukup kontroversional, terlepas dari benar atau salahnya.

Secara terang-terangan, Bolton juga menyinggung soal bantuan keamanan AS ke Ukraina.

Trump bersedia memberikan bantuan itu dengan syarat Ukraina melakukan penyelidikan Joe Biden dan keluaranya.

Informasi-informasi yang tertulis dalam buku itu dinilai sangat rahasia dan bisa mempertaruhkan keamanan nasional AS.

ILUSTRASI - Presiden AS, Donald Trump, berjalan menuju helikopter kepresidenan Marine One di Gedung Putih, Washington DC, 11 Juni 2020. Trump kini berusia 74 tahun.
ILUSTRASI - Presiden AS, Donald Trump, berjalan menuju helikopter kepresidenan Marine One di Gedung Putih, Washington DC, 11 Juni 2020. Trump kini berusia 74 tahun. (Photo by SAUL LOEB / AFP)

Baca: UU tentang Uighur Diteken oleh Donald Trump, Reaksi China: Kami Akan Ambil Tindakan Balasan

Informasi rahasia yang dibeberkan Bolton tak habis sampai di situ.

Konon, dalam sebuah pertemuan, Xi mengatakan kepada Trump tentang pembangunan kamp di Uighur yang bisa menampung sejuta muslim.





Halaman
12
Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved